Sejumlah Perangkat Desa Terpapar Covid-19, Satu Kalurahan di Kulonprogo Ditutup

Petugas saat melakukan penyemprotan desinfektan di kantor kalurahan Bendungan, kapanewon Wates, Kulonprogo, Jumat (25/6/2021) lalu-Harian Jogja - Hafit Yudi Suprobo
27 Juni 2021 10:27 WIB Hafit Yudi Suprobo Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO--Pasca-ditemukan sejumlah orang terpapar Covid-19, pemerintah Kalurahan Bendungan, Kapanewon Wates, Kulonprogo, memutuskan untuk menutup kantor kalurahan pada Jumat (25/6/2021) lalu.

Seksi Bidang Penanganan Kasus Satgas Covid-19 Kalurahan Bendungan, Yulianto, mengatakan sejumlah orang yang terpapar Covid-19 adalah lurah dan seorang pamong desa.

"Penutupan ini untuk mengantisipasi timbulnya klaster penularan Covid-19 di kantor kalurahan Bendungan. Untuk selanjutnya, kantor akan kembali buka dalam waktu dekat dengan protokol kesehatan yang ketat," kata Yulianto pada Jumat (25/6/2021).

Berdasarkan penelusuran Satgas Covid-19 Kalurahan Bendungan, pamong desa pertama yang pertama kali diketahui terpapar adalah kepala dusun. Sebelumnya, kepala dusun memang disinyalir sudah terpapar Covid-19. Namun, hasilnya baru keluar pada Jumat (25/6/2021)

"Yang bersangkutan sebelumnya memang telah terindikasi terpapar Covid-19. Tetapi, hasilnya baru keluar Jumat (25/6/2021) pagi kemarin. Kemudian, yang kedua terpapar Covid-19 adalah bapak lurah, kemarin telah melakukan swab antigen dengan hasil positif," sambung Yulianto.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dusun Bendungan Lor, Kalurahan Bendungan, Putra Dwi Agus Purnomo mengatakan pasca ditemukannya kasus positif Covid-19 di kantor Kalurahan Bendungan, seluruh perangkat desa akan diperiksa kesehatannya melalui uji swab antigen.

"Upaya tersebut sebagai tindak lanjut atas kemunculan kasus ini, seluruh perangkat kalurahan akan melakukan swab antigen. Swab diperuntukkan bagi perangkat yang pernah kontak langsung dengan dua kasus tersebut. Dari kami (perangkat kalurahan) berinisiatif mau swab mandiri, biar segera tahu siapa saja yang terpapar," kata Putra.

BACA JUGA: Tom Cruise Diduga Positif Covid-19, Syuting Mission: Impossible 7 Ditunda

Adapun, berdasarkan penelurusan Satgas Covid-19 Kalurahan Bendungan, sumber penularan Covid-19 dari satu orang positif yakni Lurah Bendungan bernama Mujiyo karena diduga tertular oleh anggota keluarganya yang sebelumnya telah terkonfirmasi positif Covid-19.

Lebib lanjut, sebelum dinyatakan positif Lurah Bendungan sempat mengalami gejala Covid-19 yakni batuk dan pilek. Kemudian, ia berinisiatif melakukan swab antigen, yang ternyata hasilnya positif.

"Pak Lurah ini sempat batuk, pilek dan wajahnya pucat, jadi kemarin coba swab antigen yang hasilnya positif. Kebetulan Pak Lurah ini punya keluarga nakes yang kemarin diketahui positif, jadi ada kemungkinan penularan dari situ," kata Putra.