Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026, Ada 15 Perjalanan
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Foto ilustrasi: Petugas memakamkan jenazah di pemakaman khusus COVID-19 di Cipageran, Cimahi, Jawa Barat, Rabu (30/6/2021)./ANTARA FOTO-Novrian Arbi
Harianjogja.com, JOGJA—Puluhan jenazah harus antre untuk dimakamkan dengan protokol Covid-19 pasca-habisnya pasokan oksigen di RSUP Sardjito. Sejumlah relawan dari Pos Dukungan Operasi Satgas Penanganan Covid-19 BPBD DIY dikerahkan untuk mengurai antrean tersebut.
Komandan Pos Dukungan Operasi Satgas Penanganan Covid-19 BPBD DIY Wahyu Pristiawan menjelaskan sejak Minggu (4/7/2021) timnya diminta untuk membantu mengurai penumpukan jenazah di RSUP Sardjito. Berdasarkan data yang ia terima, pada Minggu (4/7/2021) pukul 10.00 WIB, ada 30 jenazah yang berada di Ruang Forensik dan menunggu antrean pemakaman. Selain itu, menurutnya masih ada 63 jenazah yang belum tiba di Ruang Forensik atau masih berada di Bangsal.
“Mengurai itu khusus di Sardjito karena ada penumpukan kami diminta untuk membantu mengurai, karena dua hari Sardjito mengalami stagnasi untuk kaitan dengan pemakaman jenazah infeksius. Karena Sardjito mengalami stagnasi kami baru diminta hari ini, dari pukul 10.00 WIB ada 30 jenazah yang sudah berada di Ruang Forensik itu dari kemarin-kemarin [sebelum hari Minggu]. Sedangkan yang masih ada di dalam [bangsal] itu ada 63 [jenazah],” katanya saat dihubungi Harianjogja.com, Minggu (4/7/2021) sore.
Baca juga: OTG Tapi Terpaksa Kerja, Ini Sejumlah Penyebab 91 Nakes di Kulonprogo Positif Covid-19
Pristiawan mengatakan sejak Minggu (4/7/2021) pukul 10.00 WIB hingga 16.00 WIB timnya berhasil mengurai dengan memakamkan dengan protokol Covid-19 sebanyak 14 jenazah yang diambil dari Ruang Forensik RSUP Sardjito. Dengan demikian, ada belasan jenazah yang masih berada di bangsal kemudian digeser ke Forensik.
“63 [jenazah] itu sudah berkurang, dari forensik kan sebelumnya 30 lalu berkurang 14 [sudah dikuburkan], yang jelas 63 itu belum di kamar jenazah mungkin masih di bangsal itu kewenangan rumah sakit,” ucapnya.
Baca juga: 33 Pasien RSUP Sardjito Meninggal Dunia Setelah RS Kehabisan Oksigen Central
Proses pemakaman jenazah infeksius, kata dia, tak semudah membalikkan telapak tangan. Ada proses administrasi dengan berbagai cek list yang harus dilalui demi keamanan dari sisi kesehatan maupun sosial. Ia mencontohkan ketika jenazah yang sudah dinyatakan infeksius telah selesai dilakukan pemulasaran, maka tim harus memastikan lokasi pemakaman dan dampak sosial untuk memastikan masyarakat bisa menerima.
“Apakah lingkungan kondusif, kalau beberapa hal yang sudah jadi parameter itu sudah oke, ya kami berangkat, kami mengalir saja dan tidak bisa ditarget proses mengurai ini akan selesai kapan,” katanya.
“Tugas kami mempercepat mengurai, maka kami kirim personie ke sana untuk membantu tim Sardjito yang kewalahan, mereka yang melakukan pemulasaran dan kami yang mendistribusikan [pemakaman],” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 13 Agustus 2026 tersedia 15 perjalanan dari Yogyakarta ke Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.
Perempuan usia 40-an lebih rentan mengalami depresi akibat perubahan hormon, keluarga, pekerjaan, hingga hubungan pernikahan. Ini 8 pemicunya.
Badan Geologi mengidentifikasi potensi likuefaksi, gerakan tanah, dan tsunami pascagempa magnitudo 7,7 di NTT.
Gempa Flores M 7,7 memicu longsor di sejumlah ruas jalan nasional di NTT. Menteri PU Dody Hanggodo langsung terbang ke lokasi untuk memastikan penanganan.
Daftar 7 aplikasi nonton film populer, mulai Netflix, Disney+, Prime Video, Vidio, Viu, MAX, hingga WeTV.
iPhone 18 dirumorkan membawa RAM 12GB dan Dynamic Island lebih kecil, dua fitur yang selama ini identik dengan model Pro.