Dewas KPK Kaji Dugaan Pelanggaran Etik Staf KPK di Kasus Pemalang
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JOGJA--Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kota Jogja mewajibkan seluruh kegiatan dalam masa pengenalan lingkungan sekolah yang akan mengawali pelaksanaan tahun ajaran baru 2021/2022 dilaksanakan secara daring.
“Harus dilakukan daring. Sudah ada surat edaran yang kami sampaikan ke seluruh sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kota Yogyakarta Budi Asrori di Yogyakarta, Kamis (8/7/2021).
Dia mengatakan kebijakan tersebut ditempuh karena adanya aturan PPKM Darurat yang mewajibkan kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring serta sebagai upaya untuk memastikan keamanan, kesehatan, dan keselamatan seluruh siswa serta warga sekolah.
Budi menyerahkan sepenuhnya metode atau konsep pengenalan lingkungan sekolah yang akan disampaikan oleh masing-masing sekolah disesuaikan dengan kondisi dan kemampuan serta fasilitas pendukung teknologi informasi yang dimiliki setiap sekolah.
“Bisa memakai video atau melalui aplikasi pertemuan daring. Yang penting tujuan untuk mengenalkan lingkungan sekolah bisa tercapai. Siswa baru mengenal sekolahnya meskipun hanya melalui daring,” katanya.
Kegiatan masa pengenalan lingkungan sekolah akan dilanjutkan dengan pembelajaran yang juga wajib dilakukan secara daring.
“Tahun ini, kami sudah menyiapkan modul pembelajaran daring sebagai panduan guru. Tujuannya untuk standarisasi pelaksanaan pembelajaran secara daring,” katanya.
BACA JUGA: Vaksinasi Bisa Dilayani di Bandara, Stasiun dan Pelabuhan, Ini Daftarnya
Harapannya, kata dia, meminimalisasi penurunan kualitas pembelajaran.
“Nantinya akan dilengkapi dengan pemetaan pembelajaran anak di rumah oleh wali kelas. Supaya ada pendekatan yang berbeda untuk anak yang mendapat pendampingan orang tua saat belajar di rumah dan yang tidak didampingi,” katanya.
Taman Pintar Yogyakarta sebagai tempat rekreasi dan edukasi juga menawarkan program untuk mengisi masa pengenalan lingkungan sekolah yang diberi nama MOS Pintar pada 12-17 Juli.
Kegiatan yang dikemas secara daring tersebut dapat diakses oleh siswa dari jenjang SD hingga SMA atau sederajat melalui Zoom Meeting dan tidak hanya terbatas untuk siswa di Kota Yogyakarta.
Dalam kegiatan tersebut, siswa akan diajak melakukan tur secara virtual mengunjungi wahana sains di Taman Pintar, mendapat materi dari berbagai narasumber seperti BNN dan "science show" atau lokakarya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dewas KPK mengkaji dugaan pelanggaran etik Staf Administrasi KPK Setya Budi Dias dalam kasus dugaan pemerasan terhadap Bupati Pemalang.
Sisa roket Falcon 9 SpaceX menabrak Bulan dan membentuk kawah. Insiden ini memicu perhatian investor serta isu regulasi sampah antariksa.
Akses tol Bokoharjo-Gunungkidul ditarget fungsional Lebaran 2027. Pemkab berharap konektivitas ini mengembangkan wisata dan ekonomi wilayah utara.
X mengganti Revenue Sharing dengan Original Content Rewards mulai 8 September 2026. Konten orisinal menjadi syarat utama monetisasi kreator.
Belanja pegawai Gunungkidul masih sekitar 39%. DPRD meminta Pemkab menggenjot PAD dan berkonsultasi dengan Kemendagri jelang aturan 2027.
PM Thailand Anutin Charnvirakul menyebut tekanan akademik diduga menjadi faktor utama penembakan di Debsirin Nonthaburi School.