Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 2 November, Tarif Mulai Rp12.000
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 2 November 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Jalan Malioboro sepi pada saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, Senin (5/7/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA—Komisi A DPRD DIY merekomendasikan sejumlah hal penting terkait evaluasi Penerapan PPKM Darurat yang digelar oleh Satgas Penanganan Covid-19 di DIY. Salah satunya menyarankan pembentukan tim Trauma Healing untuk menangani pendampingan psikologi warga terdampak Covid-19.
Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto menjelaskan dalam rapat bersama dengan Satgas Penanganan Covid-19 DIY, salah satu poin rekomendasinya adalah pembentukan crisis center dan trauma healing. Mengingat saat ini banyak masyarakat terdampak secara psikologi akibat kondisi pandemi.
BACA JUGA : Terdampak Covid-19, PAD Sleman Turun Drastis
"Guna mengurangi dampak psikologis kami merekomendasikan kepada Pemda DIY agar membuat semacam crisis center dan trauma healing,” kata Eko, Kamis (9/7/2021).
Sejalan dengan usulan tersebut, lanjutnya, maka Pemda DIY perlu meningkatkan sarana prasarana serta sumber daya manusia untuk pelayanan kesehatan, termasuk Kesehatan jiwa dalam hal ini psikolog. Upaya peningkatan kapasitas ini sebaiknya diberikan tidak hanya rumah sakit, namun juga Puskesmas, selter hingga petugas pendamping warga yang menjalani isolasi mandiri.
Selain itu, guna mengurangi beban masyarakat akibat terdampak terutama saat pemberlakuan PPKM Darurat, kata Eko, data masyarakat terdampak secara ekonomi harus segera diperbarui. Tujuannya agar segera bisa diberikan bantuan baik dari Pemerintah Pusat, Pemda DIY Kabupaten dan Kota hingga level kalurahan.
BACA JUGA : PSMTI Yogyakarta Bantu Warga Terdampak Corona
"Oleh karena itu merekomendasikan APBD dan Danais fokus saja guna penanganan dampak Covid-19, terutama untuk dukungan sarana prasarana serta bantuan bagi masyarakat," kata Eko Suwanto.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana menyatakan selama pelaksanaan PPKM empat hari terakhir, mobilitas warga DIY tergolong masih cukup tinggi. Padahal salah satu kunci mencegah penularan adalah dengan mengurangi moblitas.
“Maka kami targetkan untuk tiga hari ke depan kembali ada penurunan mobilitas bisa mencapai antara 30 persen hingga 50 persen. Salah satunya dengan memperbanyak penyekatan di berbagai titik,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 2 November 2026, tersedia enam keberangkatan setiap arah dengan tarif Rp12.000.
Nusron Wahid diperiksa KPK selama lima jam terkait perkara ATR/BPN. KPK masih mendalami dugaan suap dan gratifikasi.
Kemkomdigi menyebut Rancangan Perpres Badan Pengawas Data Pribadi telah memasuki tahap final dan diajukan kepada Presiden.
KSPSI AGN memecat Listyo Sigit dari jabatan Ketua Dewan Penasihat hingga proses hukum kasus dugaan penyadapan berkekuatan hukum tetap.
Peternak penerima bantuan 600 ayam petelur di Bantul belum meraup untung. Harga pakan tinggi membuat biaya operasional ditutup uang pribadi.
Unisa Yogyakarta mengembangkan MySADARI, aplikasi gratis dengan empat fitur untuk membantu perempuan melakukan deteksi dini kanker payudara.