56.000 Peserta BPJS Diaktifkan Lagi, Pemkab Gunungkidul Tambah Anggaran
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Sejumlah warga saat menjalani program vaksinasi corona di kawasan wisata religi di Gua Maria Tritis di Dusun Bulu, Giring, Paliyan. Kamis (22/7/2021)./istimewa Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Dinas Kesehatan Gunungkidul terus mengebut program vaksinasi Covid-19 untuk mencapai herd immunity. Guna mencapai target ini, vaksinasi akan menyasar 3.000-4.000 warga setiap harinya.
Kepala Dinas Kesehatan Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, target 70% penduduk mendapatkan vaksin corona sudah ditetapkan. Diharapkan program ini tercapai secepatnya agar penanggulangan wabah bisa dikendalikan.
Ia mengakui, upaya mencapai target herd immunity terus dilakukan. Salah satunya dengan memaksimalkan sarana fasilitas kesehatan yang ada untuk vaksinasi. “Vaksinasi jalan terus dan untuk stoknya terus disuplai dari Dinas Kesehatan DIY,” kata Dewi kepada Harianjogja.com, Senin (26/7/2021).
Selain memaksimalkan tim di sarana fasilitas kesehatan, upaya vaksinasi massal juga terus dikebut agar jumlah sasaran penerima vaksin semakin luas. Diharapkan dengan sejumlah program ini maka setiap harinya bisa melakukan vaksinasi untuk 3.000-4.000 orang.
“Terus berjalan dan untuk menghindari terjadinya kerumunan sudah dibuatkan jadwal serta memberlakukan protokol kesehatan secara ketat,” ujarnya.
Baca juga: Setelah Delta, Jokowi Ingatkan Kemungkinan Varian Baru Covid-19
Menurut Dewi, hingga sekarang sudah ada sekitar 167.000 warga Gunungkidul yang telah menerima vaksin. Jumlah ini merupakan akumulasi vaksinasi dari sejumlah sektor mulai dari tenaga medis, pelayanan publik, lansia, masyarakat umum hingga anak-anak. “Target vaksin akan menyasar sebanyak 595.000 jiwa,” katanya.
Meski program vaksinasi terus dijalankan, ia tetap berharap kepada masyarakat mematuhi protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona. “Partisipasi dengan disiplin menjalankan protokol kesehatan menjadi kunci dalam upaya penanggulangan Covid-19,” imbuhnya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta mengatakan, berharap target 70% penduduk dapat menerima vaksin corona di akhir Agustus. Untuk mencapai ini dilakukan percepatan vaksinasi. Pada awalnya, vaksin dilaksanakan di puskesmas atau balai kalurahan.
Namun demikian, sambung dia, penyuntikan juga dilakukan dengan mendatangi rumah warga. Selain itu, vaksinasi juga diselenggarakan di tempat-tempat wisata.
Menurut dia, upaya mendatangi calon penerima vaksin merupakan terobosan guna mencapai target yang telah ditentukan. Sunaryanta menganggap bahwa pelaksanaan di rumah memiliki keuntungan karena warga bisa lebih rileks sehingga tekanan darahnya tidak mengalami kenaikan. “Mudah-mudahan semua berjalan dengan lancar dan target 70% penduduk mendapatkan vaksin bisa segera tercapai,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul menambah anggaran BPJS Kesehatan Rp5,5 miliar menjadi Rp47,5 miliar setelah reaktivasi peserta PBI.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta, Eko Suwanto, menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Guruh Soekarnoputra.
Sertifikat tanah elektronik menghubungkan data pemegang hak dengan NIK dan bidang tanah dengan nomor identifikasi elektronik.
BSU Rp600.000 Oktober 2026 belum diumumkan pemerintah. Simak syarat BSU tahun lalu dan cara cek status melalui situs resmi Kemnaker.
Rumah duka Guruh Soekarnoputra di Jakarta dipadati pelayat dan karangan bunga setelah maestro seni itu wafat pada usia 73 tahun.
Sebanyak 193 karya dari 131 seniman difabel dipamerkan dalam Suluh Sumurup Art Festival 2026 di Galeri Taman Budaya Yogyakarta (TBY).