Advertisement
Hajatan Dilarang, Pedagang Daging Bantul: Hancur Ini Penjualannya..
Pedagang daging sapi Pasar Bantul, Slamet mengeluhkan penurunan penjualan daging sapi. - Harian Jogja/ Catur Dwi Janati.
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL--Kebijakan larangan resepsi pernikahan di wilayah PPKM Level 4 berpengaruh di beragam lini ekonomi. Pedagang daging sapi misalnya, tak ada hajatan membuat penjualan daging anjlok selama PPKM dilakukan.
Sala satu pedagang daging sapi di Pasar Bantul, Slamet menyebutkan turunnya penjualan daging sapi selama PPKM. "Hancur ini penjualan," terangnya pada Selasa (27/7/2021).
Advertisement
BACA JUGA : Segala Hajatan di Bantul Dilarang, Sejumlah Resepsi
Paling banter Slamet hanya mamlu menjual lima kilogram daging sapi setiap harinya. Padahal sebelum PPKM penjualan daging sapi miliknya setidaknya habis 15 kilogram per harinya.
"Tidak ada orang hajatan. Kalau cuma mengandalkan pembeli dari rumah tangga cuma seperempat kilogram itu sudah mentok. Paling banyak setengah kilogram," ujarnya.
Pedagang daging sapi Pasar Bantu lainnya, Fitri juga merasakan penurunan penjualan. Disebutkan Fitri merosotnya penjualan daging sapi juga dipengaruhi banyaknya pedagang bakso dan soto daging yang nemilih tutup selama PPKM.
BACA JUGA : DIY Siapkan Aturan, Hajatan dan Wisata di Zona Merah
"Sejak PPKM turun, banyak warung yang tutup. Warung kan katakanlah bakso dan soto gak boleh makan di tempat kan malas ke sana," terangnya.
Sebelum PPKM Fitri mampu menjual setidaknya 20 kilogram daging sapi. Kini Fitri paling sedikit hanya menjual daging sapi sebanyak 10 kilogram. "Harapannya corona segera selesai. Minimal warung sama hajatan boleh. Karena permintaan yang paling tinggi itu," ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
TikTok Perketat Akun Remaja demi Patuhi Aturan Baru Pemerintah
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Satu Sopir Tak Laik Mengemudi, Hasil Tes di Terminal Giwangan
- Jogja Diserbu Wisatawan Pengeluaran Sekali Jalan Tembus Jutaan
- Lonjakan Tajam Terjadi di Tol-Jogja Solo Saat Arus Balik Lebaran
- Cek Izin Properti di Sleman Bakal Bisa lewat Peta Digital
- Libur Lebaran Sepi, Wisata Bantul Kehilangan Puluhan Ribu Wisatawan
Advertisement
Advertisement







