Tambahan Bed RS Lapangan Khusus Covid-19 Bantul Ditarget Beroperasi Pekan Depan

Pekerja Kementrian PUPR melakukan proses pembangunan di RSLKC Bantul pada Selasa (27/7/2021). - Harian Jogja/Catur Dwi Jannati
06 Agustus 2021 12:27 WIB Catur Dwi Janati Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Pembangunan Rumah Sakit Lapangan Khusus Covid-19 yang berfokus pada penambahan bed hampir rampung. Progres pembangunan yang sudah memasuki tahap finishing, membuat operasional bed tambahan diperkirakan bisa diakses pekan depan.

Kepala Dinas Kesehatan Bantul, Agus Budi Raharjo pada Jumat (6/8/2021) menyampaikan bila hasil pantauan terakhir, pembangunan RSLKC masih dalam tahap finishing. Pembangunan yang dibiayai dari anggaran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu akan menambah 30 bed bagi pasien Covid-19 di RSLKC.

"Masih finishing saya pikir. Kemarin saya lihat kesana masih finishing di beberapa ruangan. Tetapi progresnya sudah cukup baik," terangnya.

Baca juga: Revitalisasi Pasar Turi BambangLipuro Dimulai

Melihat kondisi pembangunan yang hampir rampung, Agus bakal mendorong pendatangan sejumlah fasilitas penunjang. "Alat medisnya, termasuk bed pasien, perlengkapan kabinet di ruangan dan sebagainya yang beriringan. Supaya pas ruangan jadi, itu juga segera masuk [peralatan]," jelasnya.

Hal lain yang tak kalah penting sedang disiapkan Dinkes dituturkan Agus ialah rekrutmen SDM. Penambahan bed pasien juga berdampak pada penambahan SDM pendukungnya. "SDM-nya masih proses. Ya ini mudah-mudahan SDM juga bisa lancar, bisa terpenuhi," tambahnya.

Agus menegaskan bed tambahan diupayakan sudah bisa difungsikan paling tidak pekan depan. "Harapan kota di akhir minggu depan, mudah-mudahan sudah bisa beroperasi. Tetapi kita akan update terus. Kita akan cek," tandasnya.

Baca juga: Temuan BPK: Pemprov DKI Gaji Pegawai yang Sudah Meninggal

Direktur RS Lapangan Khusus Covid-19 Bantul, Tarsius Glory menambahkan selain pembangunan fisik, pihaknya juga meyiapkan sejumlah alat kesehatan dan rekrutmen SDM.

"Ini kami juga masih nunggu alkes dari Kemenkes lagi pengajuan. Kami juga mau rekrutmen untuk SDM. Otomatis kalau mambah bed SDM juga harus ada," jelasnya.

"Mudah-mudahan pekan depan. Paling lambat pekan depan sudah bisa beroperasi," tegasnya.