Vaksinasi Pelaku Wisata Sleman Terus Dikebut

Ketua Kadin DIY GKR Mangkubumi bersama Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 menyasar pelaku jasa usaha pariwisata Kaliurang, Sabtu (7/8) dan Minggu (8/8/2021). - Harian Jogja/Abdul Hamid Razak.
08 Agustus 2021 14:57 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Pelaksanaan vaksinasi bagi para pelaku usaha jasa pariwisata di Sleman terus bergulir. Kini giliran pelaku jasa pariwisata di wilayah Kaliurang mendapatkan vaksin Covid-19.

Pemberian vaksinasi Covid-19 di lokasi wisata legendaris ini digelar dalam dua hari, Sabtu (7/8) dan Minggu (8/8). Pemberian vaksin Covid-19 di kawasan Tlogo Putri Kaliurang ini sedikitnya menyasar 1000 orang dari sekitar 3000 orang pelaku jasa wisata di Kaliurang.

Ketua Kadin DIY GKR Mangkubumi mengatakan pemberian vaksin ini sebagai upaya mempercepat akselerasi vaksin di DIY khususnya bagi bagi pelaku wisata dan ekonomi kreatif dan warga sekitar kawasan wisata Kaliurang.

BACA JUGA : Pemkot Jogja Setop Pemberian Vaksin Dosis Pertama

Kegiatan vaksin wisata ini, katanya, merupakan kolaborasi antara KADIN DIY dan Dinas Pariwisata DIY dengan didukung stakeholder terkait. Dia berharap seluruh pelaku wisata di seluruh DIY termasuk Sleman dapat mendapatkan vaksinasi.

"Pemberian vaksin ini merupakan bagian dari proteksi diri, walaupun sudah divaksin saya berpesan agar protokol kesehatan tetap diterapkan dengan disiplin. Semoga upaya yang telah dilakukan bersama ini akan membawa hasil terbaik," kata GKR Mangkubumi, di sela-sela kegiatan.

Ia mengapresiasi seluruh pihak yang sudah membantu terselenggaranya vaksinasi bagi pelaku wisata tersebut. Ia berharap dengan vaksinasi tersebut dapat menurunkan angka penyebaran Covid 19 di DIY.

"Pelaksanaan vaksinasi ini bertujuan untuk menyiapkan ketahanan SDM pariwisata di DIY. Dengan demikian, upaya menuju herd immunity bisa terealisasi sehingga ekonomi DIY dapat mulai bangkit," katanya.

Akhir Juli lalu, Mangkubumi mengunjungi kawasan wisata Kaliurang untuk memberi bantuan sembako kepada pelaku usaha terdampak di sektor pariwisata. Saat itu, ia juga menjanjikan program vaksinasi di wilayah Kaliurang dan sekitaranya.

"Kami juga akan usahakan memberikan vaksinasi bagi pelaku wisata di Kaliurang. Sebab informasinya masih banyak yang belum divaksin," katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa yang juga meninjau kegiatan vaksinasi mengapresiasi Kadin yang sudah menginisiasi vaksinasi bagi pelaku wisata. Dia menjelaskan vaksinasi tersebut juga salah satu upaya tindak lanjut arahan dari pusat agar Sleman menaikan target vaksinasi menjadi 15.000 orang per-hari.

“Hal tersebut juga tindak lanjut dengan arahan dari pusat di mana Pemkab menaikkan target vaksinasi 15.000 setiap harinya," katanya.

BACA JUGA : Stok Vaksin di Kota Jogja Tinggal Tersisa untuk Enam Hari

Ia berharap dengan upaya pemerintah melakukan vaksinasi bagi sektor pariwisata ini dapat mendorong pemulihan ekonomi dalam sektor pariwisata. Selain itu, dengan percepatan vaksin di sektor pariwisata dapat menekan angka penyebaran covid 19, sehingga sektor ekonomi pariwisata dapat beroperasi kembali.

Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono mengatakan pelaksanaan vaksinasi untuk pelaku wisata akan terus dilakukan. Setelah menyasar 1000 pelaku wisata dan masyarakat sekitar Tlogo Putri, kegiatan yang sama akan digelar di Sindu Kusuma Edupark dan masyarakat sekitar. "Targetnya juga 1.000 orang," katanya.

Dinkes masih mendata titik-titik mana lagi yang disasar, sebab sebagian pelaku wisata sebelumnya sudah mengikuti vaksinasi masal yang digelar sejumlah instansi di berbagai wilayah. "Kami masih lakukan sinkronisasi data. Sedang kami hitung jumlah [pelaku jasa wisata] yang sudah dan belum divaksin, ternyata tidak mudah ngumpulin datanya," ujar dia.