Bupati Gunungkidul Ajak ASN Nglarisi Pasar Tiap Jumat Awal Bulan
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
Ilustrasi./Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Sedikitnya 360 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) se-Gunungkidul mengikuti vaksinasi corona tahap pertama di SLB Negeri 1 Gunungkidul, Rabu (18/8/2021). Untuk mengurangi ketegangan diputarkan lagu-lagu dan musik pada saat penyuntikan berlangsung.
Ketua Satgas Covid-19 di SLB Negeri 1 Gunungkidul, Surani mengatakan, vaksinasi corona tidak hanya diikuti oleh siswa di sekolahnya karena total ada 13 sekolah yang ikut berpartisipasi. Jumlah total ada 360 siswa yang menjalani suntikan vaksin yang pertama. “Sudah ada jadwal untuk masing-masing SLB sehingga tidak terjadi kerumunan saat vaksinasi,” kata Surani.
Menurut dia, pelaksanaan vaksinasi tidak sama dengan siswa umum. Pasalnya, para murid juga didampingi orang tua pada saat penyuntikan. Selain itu, untuk mengurangi ketegangan juga diputarkan musik dan lagu-lagu, salah satunya bertemakan tentang perjuangan. “Untuk mengurangi ketegangan maka diputarkan musik agar rileks dan tenang saat divaksin,” katanya.
Baca juga: Terdampak PPKM, 73 Hotel & Restoran di DIY Tutup Permanen
Surani mengakui pelaksanaan vaksin berjalan dengan lancar. anak-anak juga terlihat antusias mengikuti penyuntikan untuk mencegah penularan virus corona di tahap pertama ini. “Tidak ada perlakuan khusus karena hanya dikondisikan agar anak-anak tidak merasa tertekan,” katanya.
Salah seorang siswa yang ikut vaksin, Anggi mengaku tidak takut saat disuntik. Ia pun tidak merasakan sakit meski jarum suntik menembus kulitnya. “Tidak sakit dan tidak terasa apa-apa,” katanya.
Bupati Gunungkidul Sunaryanta mengatakan, program vaksin di akan terus digencarkan meski capaian hingga sekarang sudah menyasar 36% warga Gunungkidul. Upaya percepatan dilakukan dengan menggandeng berbagai pihak, seperti TNI/Polri hingga swasta agar target vaksinasi sebesar 70% dari populasi penduduk Gunungkidul mendapatkan vaksin bisa segera direalisasikan.
Baca juga: Proyek Talut Pantai Baron Rp2,8 Miliar Bermasalah, Pemborong Terancam Di-blacklist
“Kesehatan ini penting agar masyarakat bisa tangguh dan tumbuh seperti dalam tema perayaan Hari Kemerdekaan RI,” katanya.
Ia pun optimistis target vaksinasi bisa tercapai. Sunaryanta juga menyakini dengan program vaksinansi yang dikombinasikan kedisiplinan menjalankan protokol kesehatan menjadi kunci untuk pemulihan ekonomi yang terpukul akibat pandemi corona.
“Meski sudah divaksin, protokol kesehatan harus tetap dijaga sehingga upaya pencegahan penularan bisa dimaksimalkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bupati Gunungkidul memberi ASN waktu 1,5 jam tiap Jumat awal bulan untuk belanja di pasar tradisional dan UMKM.
Gianni Infantino meninjau SUGBK bersama Erick Thohir menjelang final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Indonesia vs Thailand.
Max Verstappen meraih kemenangan perdana F1 2026 di GP Bahrain yang digelar di Sepang, mengungguli Kimi Antonelli dan Lewis Hamilton.
Jadwal SIM Sleman Oktober 2026 mencakup Satpas, MPP, SIM Keliling Malam, dan SIMMADE. Senin 5 Oktober tersedia di MPP Sleman.
Produksi padi RI mencapai 43,89 juta ton GKG hingga Agustus 2026, naik 0,07 persen meski menghadapi ancaman El Nino.
Prabowo memanggil pimpinan Bakom di Hambalang dan meminta komunikasi pemerintah lebih sederhana, terbuka, serta dekat dengan masyarakat.