Advertisement

Vaksinasi Pelajar Baru 50%, Jogja Belum Berencana Buka Sekolah

Sirojul Khafid
Senin, 23 Agustus 2021 - 17:57 WIB
Budi Cahyana
Vaksinasi Pelajar Baru 50%, Jogja Belum Berencana Buka Sekolah Vaksinasi pelajar SMP dan SMA Budi Utama, Sinduadi, Mlati, Sleman, Rabu (14/7/2021)-Harian Jogja - Gigih M Hanafi

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Capaian vaksinasi untuk pelajar di Kota Jogja baru mencapai 50%. Menurut Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, hal ini membuat penyelenggaraan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) belum bisa terlaksana. Sesuai aturan, PTM bisa berlangsung di sekolah apabila sudah 70& pelajar mendapat vaksin Covid-19.

Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja terus upayakan percepatan vaksinasi bagi pelajar. Salah satunya dengan vaksinasi massal di sekolah-sekolah. “Kami apresiasi kepada para alumni yang sudah merespons percepatan vaksinasi. Pelajar ini juga penting, ketika sudah semuanya divaksinasi, menjadi awal berbicara mengenai sekolah tatap muka,” kata Haryadi saat meninjau pelaksanaan vaksinasi pelajar di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Jogja, Mingu (22/8/2021).

BACA JUGA: Pengakuan Pembuat Mural & Grafiti di Jembatan Kewek: Apa Salahnya Rakyat Bersuara?

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Selain di sekolah-sekolah, rencananya Pemkot Jogja menggelar vaksinasi pelajar secara massal di Grha Sabha Pramana (GSP) UGM. Adapun target peserta sebanyak 3.000 orang. “Minggu depan kami juga akan melaksanakan seperti ini di GSP. Kami sudah mulai lagi vaksin pelajar di kota beberapa hari terakhir, fokusnya ke anak-anak 12 tahun ke atas tapi juga beserta keluarganya,” kata Haryadi.

Menurut Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, vaksinasi pelajar sempat terhenti karena keterbatasan stok vaksin. Vaksinasi pelajar menggunakan jenis Sinovac yang kala itu stoknya semakin berkurang. Sementara untuk masyarakat umum kebanyakan menggunakan jenis vaksin AztraZeneca.

Heroe memastikan pelaksanaan vaksinasi pelajar saat ini skemanya sama dengan sebelumnya. Para siswa akan diundang di salah satu gedung sekolah yang dinilai memiliki sarana dan prasarana memadai. “Misal kami tunjuk di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 8 Jogja, nanti yang diundang siswa-siswi dari sekolah sekitarnya juga. Bukan sebatas di SMPN 8 Jogja saja, biar semakin cepat selesainya,” kata Heroe yang juga Ketua Harian Satgas Penanganan Covid-19 Kota Jogja.

Sampai data akhir Juli lalu, sekitar 9.264 pelajar di Kota Jogja sudah divaksinasi dosis pertama. Salah satu pelajar kelas XI SMAN 1 Jogja, Nurma Syahwa menyambut optimistis PTM yang akan segera dibuka. “Sekarang kalau daring dan internet tidak stabil, pasti ada bagian penjelasan guru yang terlewat. Belum lagi jika di rumah ada adik atau keadaan yang berisik, akan sulit menangkap pelajaran,” kata Nurma.

Nurma yang saat ini berusia 17 tahun berharap bisa segera belajar tatap muka. Dia ingin bertemu secara langsung dengan guru dan teman-temannya.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Suap Dana PEN, Eks Dirjen Kemendagri Divonis Penjara 6 Tahun

News
| Rabu, 28 September 2022, 18:47 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement