Makna Podhang Ngisep Sari, Ikon Gunungkidul yang Berkibar saat HUT RI
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Pengunjung di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Pariwisata Gunungkidul memprediksi jumlah kerugian akibat penutupan wisata karena kebijakan PPKM terus membengkak. Kerugian hingga akhir Agustus diperkirakan mencapai lebih dari Rp25 miliar.
Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Hary Sukmono mengatakan Pemerintah Pusat telah memperpanjang PPKM level 4 hingga akhir Agustus mendatang. Hal ini berarti penutupan destinasi wisata ikut diperpanjang seiring dengan kebijakan tersebut.
BACA JUGA: Tak Punya Mal, Bantul Hanya Uji Coba Penerapan Aplikasi PeduliLindungi
Menurut dia, penutupan wisata memberikan dampak yang sangat besar. Di awal Agustus lalu, Dinas Pariwisata sudah membuat perhitungan bahwa perputaran uang yang berhenti mencapai Rp17 miliar. Namun seiring adanya perpanjangan PPKM hingga akhir bulan, jumlahnya semakin lebih besar lagi.
Pendapatan asli daerah diperkirakan kehilangan pemasukan mencapai Rp1,6 miliar. Sedangkan dari sisi perputaran uang diperkirakan mencapai Rp25 miliar.
“Untuk perputaran, kami asumsikan belanja wisatawan sebesar Rp81.000 per orang dan jumlah kunjungan per minggu sekitar 40.000 orang. Jadi tinggal kalikan delapan minggu [selama penutupan wisata] dan hasilnya ada sekitar Rp25 miliar,” katanya kepada wartawan, Selasa (24/8/2021).
Selama beberapa hari terakhir, jumlah wisatawan yang ingin berkunjung meningkat cukup derastis. Namund demikian, mereka diminta putar balik saat sampai di pintu masuk kawasan pantai.
“Paling banyak dari wilayah Solo Raya, Magelang hingga Semarang,” katanya.
Pengelola persewaan alat snorkeling Pantai Nglambor, di Kalurahan Purwodadi, Tepus, Adhitya Putratama, mengatakan, selama pandemi ada sekitar 50 pengunjung yang menyewa alat snorkelingnya. Namun, dengan adanya PPKM yang diperpanjang dengan level empat, usaha yang dijalani terpaksa ditutup. “Tidak ada pengunjung dan juga pekerja ikut diliburkan,” katanya.
BACA JUGA: Diduga Ambil Uang Ganti Rugi JJLS, Lurah Karangawen Gunungkidul Buron
Adit pun berharap ada kepastian terkait dengan pembukaan destinasi karena menyangkut dengan keberlangsungan usaha pelaku usaha di kawasan wisata. “Mudah-mudahan segera dibuka dan aktivitas wisata bisa kembali berjalan,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh pemilik rumah makan di Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Mujiyanto. Menurut dia, penutupan wisata telah memberikan dampak terhadap pelaku usaha karena praktis tidak mendapatkan penghasilan dari kegiatan kepariwisataan. “Kami berharap ada solusi dari penutupan. Sebab, kalau terus diperpanjang maka pedagang akan pada gulung tikar karena tidak mendapatkan penghasilan, sedang pengeluaran untuk hidup terus berlangsung,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Podhang Ngisep Sari ikut berkibar di berbagai ruas jalan Gunungkidul menjelang HUT RI ke-81. Simak sejarah dan makna ikon resmi daerah ini.
Lisa BLACKPINK menyampaikan permintaan maaf kepada BLINK setelah kontroversi perayaan 10 tahun debut BLACKPINK memicu kekecewaan penggemar.
Terlalu sering scroll media sosial dapat mengganggu konsentrasi, tidur, produktivitas, hingga kesehatan mental. Simak 13 dampaknya.
Peluang Gianni Infantino lengser dari kursi Presiden FIFA turun menjadi 21% setelah mendapat dukungan dari Donald Trump dan sejumlah federasi sepak bola.
Pemkab Manggarai Barat memastikan Labuan Bajo tetap aman dikunjungi pascagempa M 7,7 di NTT. Sebanyak 986 wisatawan berhasil dievakuasi dengan selamat.
Seruan boikot Spider-Man: Brand New Day muncul di sejumlah negara Arab akibat sikap politik produser Avi Arad yang dinilai mendukung Israel.