Advertisement

Bantul Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Turunkan Level PPKM

Jumali
Rabu, 25 Agustus 2021 - 07:17 WIB
Sunartono
Bantul Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Turunkan Level PPKM Kondisi lalu lintas kendaraan di Bantul pada Minggu (11/7/2021) dalam masa PPKM Darurat yang cenderung lengang. - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL - Pemkab Bantul tidak menyiapkan strategi khusus terkait upaya untuk menurunkan status dari level IV ke level III.

Sejumlah strategi yang telah dipakai Pemkab yakni vaksinasi, memasifkan gerakan 3 T dan memindahkan pasien isolasi mandiri ke selter terpusat masih menjadi andalan untuk menekan laju penularan Covid-19 di Bumi Projotamansari.

"Tidak ada strategi khusus. Apa yang telah kami lakukan akan tetap kami lanjutkan," kata Bupati Bantul Abdul Halim Muslih, ditemui di gedung DPRD Bantul, Selasa (24/8/2021) pagi.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA : Mal di Sleman Hari Ini Mulai Dibuka

Menurut Halim, saat ini ada kecenderungan penurunan kasus positif dan kematian Covid-19 di Bantul. Ia menilai kebijakan PPKM Level IV yang telah dilakukan terbukti mampu menurunkan angka pasien positif dan kematian Covid-19 di Bantul.

"Karena penurunan yang terjadi saat ini buah kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi juga. Klo sudah terbukti mampu menurunkan, ya tinggal penguatan terhadap hal-hal yang telah terbukti berhasil," lanjut Halim.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul, Agus Budi Raharja mengatakan, saat ini tingkat BOR di ruang ICU berada di angka 56,41 persen. Sementara untuk BOR ruang isolasi 53.06 persen. Sehingga jika berdasarkan persentase sudah di bawah ambang maksimal.

BACA JUGA : 5 Kali Perpanjangan PPKM, Pelanggaran Prokes Masih Terjadi di Sleman

Agus memastikan, penurunan BOR ini bukan karena jumlah testing dan tracing yang menurun. Ini murni karena adanya penurunan pasien Covid-19.

Advertisement

"Ini dibuktikan dengan yang sebelumnya 30 pasien menunggu, saat ini hanya 5 orang saja," ucap Agus.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Temukan Aliran Rp100 Miliar ke Eks Anggota DPR di Kasus Garuda

News
| Selasa, 04 Oktober 2022, 12:07 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement