GeNose Diklaim Efektif untuk Skrining Covid-19 di Industri Perhotelan

Simulasi GeNose C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kamis (18/3/2021). - Harian Jogja/ Hafit Yudi Suprobo
25 Agustus 2021 07:37 WIB Lugas Subarkah Sleman Share :

Harianjogja.com, DEPOK--Mampu memberikan screening yang cepat dan akurat bagi pengunjung, sejalan dengan protokol Cleanliness, Health, Safety dan Environment (CHSE) yang dianjurkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saat ini GeNose C19 telah digunakan di beberapa hotel dalam manajemen Accor Group, terutama di Jawa Tengah.

Ketua tim pengembang Genose C19, Kuwat Triyana, menjelaskan GeNose C19 dapat membantu dalam skrining yang cepat dan efektif, terutama pada industri perhotelan. “Saat ini, pihak peneliti juga telah secara terus menerus melakukan pembaruan data agar dapat lebih akurat dalam mendeteksi varian baru Covid-19,” ujarnya dalam rilis media, Selasa (24/8/2021).

BACA JUGA : GeNose Sudah Dilarang? Ini Klarifikasi Tim

Selain itu, pihaknya selalu memastikan pelaksanaan pelatihan Sumber daya Manusia (SDM) lapangan agar bisa menginterpretasikan data dengan tepat. Penggunaan GeNose C19 pada industri perhotelan merupakan salah satu langkah yang dapat digunakan untuk menyediakan kapabilitas sanitasi dan kesehatan bagi tamu yang datang.

Terlebih, penggunaan GeNose C19 bagi karyawan hotel bisa memastikan bahwa hotel menempatkan kesehatan dan keselamatan pengunjung sebagai prioritas dengan memastikan karyawan yang saat itu bertugas berada dalam keadaan sehat.

Berdasarkan penggunaan harian kata dia, GeNose C19 mampu memberikan akurasi yang baik. Genose C19 digunakan sebagai syarat untuk setiap tamu yg akan check in, tamu yg tidak membawa hasil rapid test antigen, PCR ataupun Genose C19, mereka harus dipastikan melakukan test sebelum check in.

BACA JUGA : GeNose Akan Distandarisasi

Tingkat okupansi hotel di seluruh Indonesia hanya berada pada 33 persen selama Januari-Juni 2021. Situasi tersebut menjadikan para pengusaha hotel perlu untuk melakukan strategi yang adaptif dan inovatif agar dapat menciptakan keselamatan dan keamanan bagi para tamu hotel serta mengembalikan kepercayaan pengunjung.

GM Novotel Solo, Toat Edy Wijaya, mengatakan bahwa salah satu yang dilakukan oleh Accor Group untuk menciptakan keselamatan, keamanan dan kesehatan pengunjung adalah dengan memastikan screening yang ketat pada tamu hotel; antara lain dengan mewajibkan tamu untuk menunjukan hasil tes antigen atau PCR negatif, serta menyediakan GeNose C19 yang dapat digunakan oleh tamu dan karyawan hotel.

“Diharapkan kepercayaan dan jumlah pengunjung bisa kembali pulih dengan pemberlakukan proses screening yang baik, ditambah pelaksanaan protokol 6M [memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama] yang dilakukan oleh tamu dan karyawan,” kata dia.

BACA JUGA : Mulai 1 April, Penumpang Pesawat Bisa Tes GeNose di YIA