Jogja Siap Pecahkan Rekor MURI 1.000 Difabel Tuli
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Simulasi GeNose C-19 di Bandara Internasional Yogyakarta (YIA), Kamis (18/3/2021). /Harian Jogja- Hafit Yudi Suprobo
Harianjogja.com, DEPOK--Mampu memberikan screening yang cepat dan akurat bagi pengunjung, sejalan dengan protokol Cleanliness, Health, Safety dan Environment (CHSE) yang dianjurkan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, saat ini GeNose C19 telah digunakan di beberapa hotel dalam manajemen Accor Group, terutama di Jawa Tengah.
Ketua tim pengembang Genose C19, Kuwat Triyana, menjelaskan GeNose C19 dapat membantu dalam skrining yang cepat dan efektif, terutama pada industri perhotelan. “Saat ini, pihak peneliti juga telah secara terus menerus melakukan pembaruan data agar dapat lebih akurat dalam mendeteksi varian baru Covid-19,” ujarnya dalam rilis media, Selasa (24/8/2021).
BACA JUGA : GeNose Sudah Dilarang? Ini Klarifikasi Tim
Selain itu, pihaknya selalu memastikan pelaksanaan pelatihan Sumber daya Manusia (SDM) lapangan agar bisa menginterpretasikan data dengan tepat. Penggunaan GeNose C19 pada industri perhotelan merupakan salah satu langkah yang dapat digunakan untuk menyediakan kapabilitas sanitasi dan kesehatan bagi tamu yang datang.
Terlebih, penggunaan GeNose C19 bagi karyawan hotel bisa memastikan bahwa hotel menempatkan kesehatan dan keselamatan pengunjung sebagai prioritas dengan memastikan karyawan yang saat itu bertugas berada dalam keadaan sehat.
Berdasarkan penggunaan harian kata dia, GeNose C19 mampu memberikan akurasi yang baik. Genose C19 digunakan sebagai syarat untuk setiap tamu yg akan check in, tamu yg tidak membawa hasil rapid test antigen, PCR ataupun Genose C19, mereka harus dipastikan melakukan test sebelum check in.
BACA JUGA : GeNose Akan Distandarisasi
Tingkat okupansi hotel di seluruh Indonesia hanya berada pada 33 persen selama Januari-Juni 2021. Situasi tersebut menjadikan para pengusaha hotel perlu untuk melakukan strategi yang adaptif dan inovatif agar dapat menciptakan keselamatan dan keamanan bagi para tamu hotel serta mengembalikan kepercayaan pengunjung.
GM Novotel Solo, Toat Edy Wijaya, mengatakan bahwa salah satu yang dilakukan oleh Accor Group untuk menciptakan keselamatan, keamanan dan kesehatan pengunjung adalah dengan memastikan screening yang ketat pada tamu hotel; antara lain dengan mewajibkan tamu untuk menunjukan hasil tes antigen atau PCR negatif, serta menyediakan GeNose C19 yang dapat digunakan oleh tamu dan karyawan hotel.
“Diharapkan kepercayaan dan jumlah pengunjung bisa kembali pulih dengan pemberlakukan proses screening yang baik, ditambah pelaksanaan protokol 6M [memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas, menghindari makan bersama] yang dilakukan oleh tamu dan karyawan,” kata dia.
BACA JUGA : Mulai 1 April, Penumpang Pesawat Bisa Tes GeNose di YIA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jogja akan jadi lokasi pemecahan rekor MURI 1.000 difabel tuli sekaligus seminar kebangsaan disabilitas oleh KND.
Gibran Rakabuming meminta pembangunan Koperasi Desa Merah Putih dikaji matang agar tidak merugikan warga dan mengganggu aktivitas sekolah.
Angka kematian ibu dan bayi di Bantul hingga Mei 2026 menurun dibanding tahun lalu. Dinkes memperkuat deteksi dini dan pemantauan kehamilan berisiko.
Korban Hanania Travel mengadu ke Komisi III DPR RI. Sekitar 3.000 calon jamaah disebut mengalami kerugian dan menuntut haknya dikembalikan.
OJK menetapkan tujuh calon direksi BEI periode 2026-2030. Jeffrey Hendrik dipilih sebagai Direktur Utama dan akan diajukan dalam RUPST.
Unnes menjelaskan kronologi dugaan pelecehan seksual yang memicu pengepungan mahasiswa terhadap terduga pelaku. Polisi masih melakukan pendalaman kasus.