Wisatawan Terobos Masuk Pantai Gunungkidul lewat Jalur Tikus

Pengunjung sedang bermain di kawasan Pantai Kukup, Kalurahan Kemadang, Tanjungsari, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja - David Kurniawan
29 Agustus 2021 17:37 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Tim gabungan yang berasal dari Satpol PP dan Polres Gunungkidul menyisir kawasan wisata mulai dari Pantai Baron hingga Indrayanti, Minggu (29/8/2021). Adapun hasilnya ditemukan pengunjung yang berhasil masuk dengan menghindari penyekatan di pos tempat pemungutan retribusi.

Kasatlantas Polres Gunungkidul, AKP Martinus Sakti Griviyanto mengatakan, upaya penyisiran dilakukan untuk menjaring wisatwan yang berhasil masuk kawasan pantai. Penyisiran dilakukan bersama mulai dari Baron sampai Indrayanti. “Memang ada yang masuk. Tapi dari pantauan, masih banyak lokasi yang ditutup,” katanya, Minggu (29/8/2021).

Menurut dia, tim gabungan langsung mengimbau kepada pengunjung untuk balik ke daerah masing-masing. Hal ini dilakukan karena selama pemberlakukan PPKM level empat, kawasan wisata masih ditutup. “Kami imbau untuk pulang,” katanya.

BACA JUGA: Sudah Menurun, BOR di Gunungkidul Masih di Atas Rataan Nasional

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Koordinator SAR Satlinmas Wilayah II DIY, Marjono. Menurut dia, ada pengunjung yang berhasil menerobos penyekatan yang dilakukan petugas gabungan di pintuk masuk di TPR.

Adapun caranya dengan masuk pantai melalui jalur-jalur tikus. “Ada jalan-jalan kecil. Untuk antisipasi ini, petugas dari polres dan Satpol PP melakukan penyisiran ke kawasan pantai,” katanya.

Menurut dia, selama penutupan wisata, anggota SAR ikut membantu dalam upaya menghalau calon wisatawan yang akan masuk ke pantai. “Kami ikut bantu di TPR,” katanya.

Koordinator di Pos TPR Baron, Supardi mengatakan, ada petugas gabungan yang ikut membantu di pos untuk menyekat calon pengunjung masuk ke pantai. Menurut dia, hingga Minggu siang sudah ada sekitar 2.000 pengunjung yang diminta balik arah karena lokasi wisata masih ditutup.

“Tidak ada yang lewat masuk kesini karena TPR benar-benar jika. Kalau bisa masuk pasti itu tidak lewat sini,” katanya.