Pembebasan Lahan Tol Jogja-Bawen Mulus, Ganti Rugi Tahap I Beres dalam Waktu 4 Bulan

Ilustrasi - Freepik
06 September 2021 20:37 WIB Abdul Hamied Razak Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Serapan dana pengadaan lahan untuk Tol Jogja-Bawen di DIY mencapai Rp365 miliar. Hanya dalam waktu enam bulan, pembayaran ganti rugi tahap pertama beres.

Penyerapan anggaran tersebut tercapai setelah PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) melakukan tiga kali pembayaran uang ganti kerugian (UGK) kepada warga terdampak pembangunan jalan tol di Kalurahan Tirtoadi, Mlati. Pembayaran pertama dilaksanakan pada 30 Juni-1 Juli sebanyak 38 bidang tanah dan empat bangunan dengan total dana Rp63 miliar. Pembayaran kedua digelar pada 4-5 Agustus sebanyak 96 bidang dengan total dana Rp102 miliar dan pembayaran ketiga sebanyak 126 bidang dengan total dana Rp164 miliar.

BACA JUGA: Kasus Covid di Kulonprogo Turun Drastis, Tak Ada Lagi Zona Merah

PGS Direktur Utama PT Jasamarga Jogja Bawen (JJB) Oemi Vierta Moerdika mengatakan PT JJB, PPK, dan BPN berkolaborasi dalam pengadaan lahan jalan Tol Jogja-Bawen. Hanya dalam waktu enam bulan sejak dikeluarkannya izin penetapan lokasi (IPL) Tol Jogja Bawen di wilayah DIY dan dalam kondisi pandemi, UGK perdana berhasil diserahterimakan kepada warga.

Hingga kini, katanya, pembayaran uang ganti rugi untuk jalan Tol Jogja Bawen baru dilakukan tiga kali dan itu menyerap hampir seluruh alokasi anggaran yang telah disediakan pemerintah untuk jalan Tol Jogja-Bawen. Seluruh UGK telah diserahkan kepada warga terdampak melalui mekanisme pembayaran langsung.

Oemi menyampaikan seluruh tahap pembebasan lahan selesai, tahapan selanjutnya adalah proses konstruksi yang akan diawali dengan land clearing oleh kontraktor pelaksana. "Kami berharap tambahan alokasi anggaran tahap kedua pembebasan lahan dari pemerintah. Ini dapat menjadi angin segar bagi masyarakat DIY untuk dapat menyaksikan pelaksanaan konstruksi jalan tol pertama di wilayah DIY di awal tahun 2022 nanti," kata dia, Senin (6/9/2021).

Sebagai gambaran awal, untuk penyelesaian pembebasan lahan seksi 1 (Jogja-Banyurejo) sepanjang 8,77 km, Tol Jogja-Bawen membutuhkan alokasi anggaran pembebasan lahan di 2021 sebesar total Rp1,5 triliun. Dengan terserapnya alokasi anggaran sebesar Rp365 miliar ini, masih dibutuhkan tambahan alokasi anggaran di 2021 sebesar kurang lebih Rp1,135 triliun.