Laba Anjlok 90 Persen, Subaru Hentikan Proyek EV Internal
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
Vaksinasi pedagang Pasar Bantul pada Rabu (9/6/2021). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Bantul terus berupaya menggalakkan vaksinasi Covid-19. Data di Dinkes Bantul per 10 September 2021, dari 824.370 sasaran vaksin dosis pertama, terealisasi 41,19 persen (339.566 sasaran).
Sedangkan vaksin dosis kedua terealisasi 18.42 persen (151.831 sasaran). Untuk dosis ketiga (tenaga kesehatan) dari 8.297 sasaran, baru terealisasi 50.28 persen (4.172 sasaran).
Sementara cakupan vaksinasi untuk tenaga kesehatan dosis pertama mencapai 94.81 persen (7.866 sasaran) dan dosis kedua ada 90.49 persen (7.508 sasaran).
Baca juga: Dua Wilayah dengan Banyak Kafe di Bantul Jadi Fokus Pengawasan Prokes
Untuk vaksinasi pelayan publik, dari 62.403 sasaran, vaksin dosis pertama terealisasi 124,17 persen (77.483 sasaran) dan dosis kedua sebanyak 75,12 persen (46.875 sasaran).
Sementara capaian vaksinasi untuk lansia, dari 62.403 sasaran dosis pertama terealisasi 48.69 persen (59.732 sasaran) dan dosis kedua terealisasi 33,15 persen (40.667 sasaran).
Masyarakat rentan dari 123.099 sasaran, dosis pertama terealisasi 24.71 persen (30.418 sasaran) dan dosis kedua terealisasi 9.91 persen (11.041 sasaran). Untuk masyarakat umum dari 435.754 sasaran, dosis pertama terealisasi 32.82 persen (143.005) dan dosis kedua 9.91 persen (43.187 sasaran). Sedangkan remaja, dari 72.145 sasaran, dosis pertama terealisasi 29.18 persen (21.052 sasaran) dan dosis kedua terealisasi 3.54 persen (2.553 sasaran).
Baca juga: Antisipasi Kebakaran, Rutan Pajangan Gelar Simulasi Penanganan Bencana
Adapun stok vaksin yang ada, vaksin Sinovac masih ada 9.178 dosis, AstraZeneca 2.194 dosis, Moderna 4.158 dosis dan Sinopharm 702 dosis.
Kasi Surveilans dan Imunisasi Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit Dinkes Bantul Abednego Dani Nugroho mengatakan sejauh ini tidak ada kendala berarti dalam upaya mengejar vaksinasi.
Sejauh ini pihaknya terus memaksimalkan upaya vaksinasi di wilayahnya untuk mengejar target Oktober selesai vaksin dosis pertama. Selain memaksimalkan keberadaan sentra vaksin, dan menggandeng TNI serta Polri untuk mempercepat vaksinasi, pihaknya juga memaksimalkan keberadaan vaksinasi angkringan.
“InsyaAllah target bisa tercapai. Saat ini kami terus berupaya mempercepat vaksinasi. Salah satunya adalah memaksimalkan vaksinasi angkringan yang kami gelar sore hari, dengan kuota 100 orang setiap harinya,” ucap Abed, Minggu (12/9/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Subaru membatalkan mobil listrik internal setelah laba operasional anjlok 90 persen akibat tekanan tarif impor Amerika Serikat.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.