Misi Bangkit PSS Sleman, Pieter Huistra Incar Tiga Poin di Maguwoharjo
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Panewu Piyungan, Anton Yulianto (kiri) bersama Ketua BKAK Piyungan, Cholil (dua dari kiri) saat memantau pelaksanaan vaksinasi untuk anggota SPP di Kantor Kapanewon Piyungan, Kamis (16/9/2021)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL—Ratusan anggota Simpan Pinjam khusus Perempuan (SPP) menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 yang digelar oleh Badan Koordinasi Antar Kalurahan (BKAK) Piyungan, Kamis (16/9/2021). Anggota SPP yang merupakan pelaku usaha kecil dinilai penting mendapatkan vaksinasi, karena setiap hari mereka bertemu dengan pembeli.
Panewu Piyungan, Anton Yulianto menerangkan vaksinasi yang digelar BKAK menyasar anggota SPP yang selama ini menjadi mitra BKAK. Ada 371 anggota yang disasar dalam vaksinasi yang digelar di Kantor Kapanewon Piyungan. "Rinciannya dari Kalurahan Sitimulyo 100 orang, Srimulyo 120 orang, Srimartani 73 orang, umum 53 orang dan cadangan 25 orang," katanya saat ditemui, Kamis.
Menurut Anton, kegiatan itu untuk mendukung capaian vaksinasi di Piyungan. “Saat ini sekitar 10.000 atau hampir 50 persen sasaran di Piyungan telah divaksinasi," ujarnya.
Saat ini upaya vaksinasi di Piyungan terus digencarkan. Hampir setiap hari ada vaksinasi yang digelar di berbagai titik dengan sasaran berbagai kalangan, baik masyarakat umum maupun pelajar. "Intinya dengan semakin banyak pihak yang menggelar vaksinasi dan sasaran yang makin beragam, maka diharapkan keterjangkauan vaksinasi bisa merata, baik dari sisi umur, maupun profesi sehingga herd immunity bisa cepat terwujud," katanya.
Ketua BKAK Piyungan, Cholil mengatakan sasaran vaksinasi yakni anggota SPP yang merupakan perempuan yang aktif dalam bidang wirausaha. Setiap hari mereka bertemu dengan banyak orang dalam kegiatan jual beli. Berdasar pendataan, dari sekitar 2.000 anggota, saat ini tersisa 371 anggota yang belum divaksinasi. “Harapannya vaksinasi ini dapat membantu memproteksi anggota SPP yang merupakan kalangan usaha kecil dalam menjalankan roda ekonomi," ujarnya.
Salah satu peserta vaksinasi, Kartinah mengaku senang dengan adanya vaksinasi yang digelar BKAK Piyungan. Dia mengaku selama ini sulit untuk mendapatkan vaksinasi. Sebagai pedagang jajanan pasar yang kerap kontak dengan konsumen, Kartinah merasa vaksinasi sangat perlu dilakukan. "Perlu ada proteksi dengan vaksin. Saya juga pakai masker dobel," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik tiga poin saat menjamu Madura United di Stadion Maguwoharjo, Sabtu (12/9/2026), setelah kalah dari Bali.
Pergantian Menkeu dari Purbaya Yudhi Sadewa ke Suahasil Nazara dinilai membuat pasar tetap stabil karena memberi kepastian fiskal.
Gunungkidul mendapat tambahan anggaran untuk 5.100 tangki air bersih. Bantuan disalurkan hingga November karena krisis air masih terjadi.
Suahasil Nazara resmi jadi Menkeu. Pergantian ini dinilai positif, tetapi rupiah dan pasar obligasi berpotensi volatil dalam jangka pendek.
Saleh Husin berharap Menkeu Suahasil Nazara mengedepankan kebijakan fiskal pro-growth dan mendengar kebutuhan dunia usaha serta industri.
Banggar DPR menyebut anggaran kebencanaan naik menjadi Rp1,1 triliun dari Rp494 miliar. Dana siap pakai bencana juga disiapkan Rp5 triliun.