Advertisement

Hujan Tiba, Petani Gunungkidul Mulai Persiapkan Lahan untuk Masa Tanam Pertama

David Kurniawan
Kamis, 30 September 2021 - 10:37 WIB
Budi Cahyana
Hujan Tiba, Petani Gunungkidul Mulai Persiapkan Lahan untuk Masa Tanam Pertama Sejumlah petani di Kalurahan Beji, Ngawen sedang mengolah tanah untuk persiapan musim tanam pertama. Foto diambil Selasa (28/9/2021). - Harian Jogja/David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL–Hujan yang mulai mengguyur wilayah Gunungkidul dimanfaatkan petani untuk persiapan tanam di musim tanam pertama. 

Salah seorang petani di Kalurahan Candirejo, Semin, Sukaji, mengatakan wilayahnya sudah diguyur hujan deras empat kali. Ia pun mengaku senang karena tidak lama lagi akan memasuki musim penghujan.

Sebelum musim hujan benar-benar datang, para petani di Candirejo mulai mempersiapkan lahan untuk masa tanam pertama. Saat ini, lanjut dia, petani mengolah tanah agar menjadi gembur dan subur.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Adapun proses pengolahan disesuaikan dengan lokasi dan luasan lahan. Petani yang memiliki lahan luas dan di lokasi yang datar pengolahan menggunakan traktor besar. Sedangkan, untuk lahan yang lebih sempit menggunakan traktor tangan. “Kalau yang lokasinya di lereng perbukitan, pengolahan dilakukan secara manual dengan cara dipacul,” kata Sukaji, Kamis (30/9/2021).

Menurut dia, selain pengolahan lahan, para petani juga menyiapkan pupuk kandang sebagai pelengkap agar  tanahnya tumbuh subur. Rencananya, pupuk-pupuk ini akan ditaburkan ke lahan sebelum dimulainya masa penanaman. 

“Sekarang sudah ada membawa pupuk kandang ke ladang atau sawah, tapi belum disebar karena masih menunggu hujannya turun secara rutin,” katanya.

Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Sunardi, salah seorang petani di Kalurahan Beji, Ngawen. Menurut dia, pengolahan tanah dilakukan sebagai persiapan untuk masa tanam pertama sehingga tanah bisa lebih subur dan hasil panennya bisa maksimal.

“Kami persiapkan jadi nanti tinggal menanam saja,” katanya.

Sunardi mengakui hasil panen di tahun ini bagus dan ada harapannya di masa tanam yang akan datang juga tidak ada kendala sehingga petani dapat memperoleh keuntungan.

Advertisement

Sekretaris Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul, Raharjo Yuwono, mengatakan sudah menjadi kebiasaan usai panen raya singkong, petani memulai persiapan masa tanam pertama di musim hujan. Persiapan ini dilakukan untuk memudahkan pada saat penanaman. “Memang butuh persiapan dengan mengolah tanah agar siap untuk ditanami,” katanya.

Menurut dia, tidak ada masalah terkait dengan pupuk karena stok di gudang milik distributor masih mencukupi. Raharjo pun menyarankan petani yang telah memiliki modal agar menebus lebih awal guna menghindari antrean pada saat masa tanam tiba.

“Pengambilan menggunakan kartu tani. Kalau belum punya, asal sudah masuk ke daftar Rencana Kebutuhan Definitif Kelompok (RDKK), maka tetap bisa dilayani,” katanya. 

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Pramuka Kwartir DIY Peduli Stunting

Jogjapolitan | 6 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Pengunjung FKY Tembus 39.000 Orang

Jogjapolitan | 13 hours ago

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Capai Finish Bank Jateng Friendship Run Borobudur Marathon 2022, Ganjar Kain Tenun Ulos

News
| Senin, 26 September 2022, 09:47 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement