Majelis Hakim PN Bantul Tolak Pengajuan Eksepsi Nani Kasus Satai Beracun

Nani Aprilliani Nurjaman, 25, tersangka kasus sate beracun-Harian Jogja - Jumali
11 Oktober 2021 18:57 WIB Yosef Leon Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bantul menolak pengajuan eksepsi yang dilakukan oleh penasehat hukum terdakwa Nani Aprilia Nurjaman (25) dalam kasus satai beracun yang menjeratnya. Hal itu disampaikan dalam sidang lanjutan yang digelar di PN Bantul pada Senin (11/10/2021) siang dengan agenda pembacaan putusan sela.

Dalam sidang sebelumnya, penasehat hukum Nani saat pembacaan nota keberatan meminta kepada hakim untuk memberikan putusan sela terhadap kliennya. Selain itu, penasehat hukum terdakwa juga meminta hakim menerima eksepsi seluruhnya dan menyatakan surat dakwaan yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) batal demi hukum.

Pada sidang yang dipimpin oleh Majelis Hakim Aminuddin dan dua hakim anggota Agus Supriyana serta Sigit Sudibyo itu, majelis hakim menyatakan bahwa kasus tersebut sah secara hukum dan memerintahkan tim JPU agar menghadirkan terdakwa secara daring serta saksi-saksi maupun barang bukti pada persidangan berikutnya.

"Demikian putusan sela diputuskan dalam sidang permusyawaratan ini," kata Aminuddin.

BACA JUGA: Protes Lingkungan Rusak karena Tambang, Warga Sleman Malah Dipolisikan

Majelis Hakim juga mempersilahkan agar pemeriksaan terhadap perkara ini dilanjutkan. Sidang akan dilanjutkan pada pekan depan dengan agenda pemeriksaan para saksi. "Sidang untuk para saksi digelar pada Senin (18/10/2021) dan Kamis (21/10/2021) mendatang," ungkapnya.

Sementara, tim penasehat hukum terdakwa Nani berencana untuk menghadirkan sebanyak lima orang saksi dalam persidangan selanjutnya. Pihaknya berharap agar para saksi yang dihadirkan itu nantinya bisa memberikan pernyataan yang berdampak pada meringankan tuntutan hukum bagi terdakwa Nani.

"Rencana ada lima orang saksi yang dihadirkan. Saksi-saksi yang bisa meringankan terdakwa," kata salah satu penasehat terdakwa, R Anwar Ary Widodo.

Penasehat hukum juga berencana untuk menghadirkan saksi ahli dalam persidangan lanjutan nanti. Dan di sisi lain, meski eksepsi yang diajukan ditolak oleh majelis hakim, pihaknya bilang masih ada hal-hal yang akan diungkap dalam pledoi mendatang yang belum terungkap dalam eksepsi. "Nanti yang jelas akan kami ungkap dalam pledoi," katanya.