Gunungkidul Perluas Pembayaran Tiket Masuk Nontunai ke 5 TPR Wisata
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
Kondisi banjir di perkampungan nelayan di Pantai Sadeng di Kapanewon Girisubo. Kamis (11/11). /Ist.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL - Hujan deras mengguyur sejak Kamis (11/11/2021) dini hari menyebabkan banjir dan longsor di sejumlah lokasi. Meski demikian, hingga sekarang belum laporan korban jiwa dalam peristiwa ini.
Salah satu banjir terjadi di Kalurahan Songbanyu di Kapanewon Girisubo. Dilaporkan banjir terjadi di perkampungan nelayan di Sadeng dan gedung Paud di Dusun Gabugan. Adapun ketingian bervariasi mulai dari lutut orang dewasa hingga satu meter.
BACA JUGA: Hujan Guyur DIY Lebih dari 24 Jam, Ini Daftar Bencana yang Ditimbulkan
Panewu Anom Girisubo, Arif Yahya mengatakan, hujan deras yang mengguyur sepanjang hari mengakibatkan genangan air di Kalurahan Songbanyu. Lokasi pertama berada di Dusun Gabugan yang mengakibatkan balai dusun dan sekolah Paud terendam air setinggi lutut orang dewasa.
Adapun lokasi kedua terjadi di perkampungan nelayan di Sadeng. Adapun ketinggiannya mencapai satu meter. Meski terjadi banjir, namun tidak ada laporan korban jiwa berkaitan dengan peristiwa ini. “Masih aman dan warga di Sadeng juga mengungsi ke lokasi yang lebih aman,” katanya, Kamis siang.
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah I DIY, Sunu Handoko mengatakan, banjir di Sadeng ketinggiannya mencapai 30 centimeter hingga satu meter. Akibat genangan air ini barang-barang milik warga banyak yang hanyut. Selain itu, sebagian warga mengungsi ke tempat yang lebih aman. “Air mulai naik sekitar pukul 07.00 WIB. Mudah-mudahan hujan segera reda sehingga situasi bisa kembali normal,” kata Sunu.
Kepala Pelaksana BPBD Gunungkidul, Edy Basuki mengatakan, berdasarkan laporan yang masuk, hujan deras tidak hanya menyebabkan banjir di Kalurahan Songbanyu. Namun demikian, ada juga peristiwa longsor di beberapa titik.
Dijelaskannya untuk kejadian longsor yang masuk hingga Kamis siang ada di Dusun Candi, Kalurahan Tegalrejo, Kapanewon Gedangsari. Talut rumah milik Sriyanto ambrol, dan berpotensi terjadi longsor susulan.
Peristiwa yang sama juga terjadi di Dusun Karanglor 1, Kalurahan Kemadang, Kapanewon Tanjungsari. Talut di samping rumah Hariyanto jebol karena tidak kuat menahan aliran air dari hujan.
“Laporan longsor juga terjadi di Kalurahan Putat, Patuk,” katanya.
Meski demikian, Edy mengakui hingga sekarang belum ada laporan korban jiwa maupun luka akibat bencana ini. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk waspada berkaitan dengan cuaca ekstrem,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cashless di TPR Baron Gunungkidul dinilai sukses. Sistem pembayaran non tunai akan diperluas ke lima TPR untuk mengoptimalkan PAD wisata.
AS mengusulkan Ban Artificial Superintelligence Act yang melarang pengembangan AI superinteligensi dan mengancam pelanggar dengan penjara hingga 20 tahun.
Timnas Voli Putri Indonesia menghadapi Nepal di Asian Games 2026, Kamis 17 September. Simak jadwal dan siaran langsung TVRI pukul 17.20 WIB.
Prakiraan Cuaca Jogja Kamis 17 September 2026, Suhu Capai 33 Derajat
Atletico Madrid menghajar Osasuna 4-0 dalam lanjutan Liga Spanyol. Jonathan David, Lee Kang-in, Le Normand, dan Alex Baena mencetak gol.
100 difabel dari lima kabupaten/kota di DIY belajar membatik dengan pendampingan sebulan untuk membuka peluang berkarya dan mandiri.