Tegas! Anggota DPR RI Gandung Pardiman Tolak Pembubaran MUI

Penyerahan Pataka Golkar dari Ketua DPD Golkar DIY, Gandung Pardiman (kanan) kepada Ketua DPD Golkar Bantul Paidi di pendpo Gandung Pardiman Center (GPC) Bantul, Minggu (21/11). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin.
22 November 2021 08:27 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Anggota DPR RI dari fraksi partai Golkar daerah pemilihan DIY, Gandung Pardiman menolak dengan tegas tuntutan pembubaran Majelis Ulama Indonesia ( MUI ) di media sosial dengan adanya tagar “Bubarkan MUI”. Tagar “Bubarkan MUI” muncul setelah Densus 88 Antiteror Mabes Polri menangkap salah satu pengurus MUI, yakni anggota Komisi Fatwa MUI Zain An Najah terkait dugaan terorisme.

Gandung Pardiman mengatakan MUI adalah warisan dari Presiden Suharto dengan tujuan menyatukan ulama. Peran MUI sampai sekarang ini bagi bangsa dan negara Indonesia sangat besar. Oleh karena itulah jika MUI dibubarkan maka akan terjadi kegaduhan yang luar biasa.

“Saya yakin kalau sampai MUI dibubarkan akan terjadi kegaduhan,” ujar Gandung Pardiman, saat memberikan sambutan dalam acara Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Graha GPC Karangtengah, Imogiri, Bantul, Minggu (21/11).

Menurut Gandung, kalau ada anggota yang separatis ataupun teroris, singkirkan orangnya dan jangan gegabah  membubarkan lembaganya. “Kalau ada tikus separatis atau teroris ya diusir jangan terus membakar rumahnya,” tegas Gandung

Lebih lanjut Ketua DPD Golkar DIY ini menyatakan pihaknya menginginkan MUI diisi oleh ulama yang klasifikasinya betul-betul kelas ulama bukan kelas ustad picisan, “Ustaz picisan itu mau memberikan dakwah atau ceramah saja ada hitung-hitungan honor, wani piro," ujar Gandung.