Perbaikan Jalan di Gunungkidul Mulai Dilakukan

Pengecekan jalur Plebengan-Sindon. - ist
09 Desember 2021 10:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Beberapa tahun akses jalan di Padukuhan Plebengan Lor, Kalurahan Candirejo, Kapanewon Semanu yang rusak berat, akhirnya diperbaiki.

Dukuh Plebengan Lor, Satino mengatakan akibat rusaknya jalan beberapa waktu lalu, membuat  genangan air dan bebatuan muncul saat masuk musim hujan. “Jalan ini, jalan alternatif sering digunakan warga Candirejo bagian timur untuk mempersingkat waktu perjalanan, kalau ingin ke Semanu dan sekitarnya. Nah kalau hujan kemarin, jadi ada genangan,” ujar Satino, Selasa (8/12/2021).

Selain itu, jalur Plebengan-Sindon juga merupakan akses jalan pendidikan bagi warga tujuh padukuhan di Candirejo dan empat padukuhan dari Kalurahan Dadapayu. “Sebagai jalur alternatif wisata bagi yang hendak menuju pantai Wediombo juga. Sehingga jalur Sindon-Plebengan ini merupakan jalur pendidikan, jalur ekonomi, dan jalur alternatif untuk berwisata sebenarnya. Setiap hari ramai lalu lalang,” ucap Satino.

Satino mengatakan selama ini masyarakat selalu mengeluh kepada pemerintah maupun anggota dewan, agar jalur Sindon Plebengan ini bisa menjadi prioritas pembangunan, sehingga pelajar, masyarakat umum dan sekitarnya bisa mengakses jalan yang layak dan dalam kondisi baik. Ruas jalan ini masih ada sekitar 2 sampai 3 km yang belum di aspal.

“Adanya pembangunan dari pemerintah kabupaten ini kami sambut dengan baik, ini merupakan hal yang dinanti-nanti harapan kami memang berkelanjutan sehingga semuanya bisa dalam kondisi bagus,” ujarnya.

Baca juga: Jangan Buang Limbah Berbahaya Sembarangan! Ini 7 Tempat yang Disediakan Pemkot Jogja

Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan Pemkab Gunungkidul terus berupaya melakukan pembangunan ataupun perbaikan jalan yang berstaus jalan Kabupaten.

“Memang tidak bisa semuanya segera dilakukan pengerjaan, hal ini tentu disesuaikan dengan skala prioritas yang ada. Di ruas jalan Sindon–Plebengan memang menjadi prioritas karena kondisinya sudah sangat memprihatinkan yaitu rusak parah sepanjang beberapa km, untuk itu adanya plot anggaran di APBD Perubahan tahun 2021 jalur ini mendapatkan anggaran rehab,” ucap Wadiyana.

Anggaran yang digunakan sendiri sekitar Rp100 juta dengan panjang jalur yang dilakukan perbaikan hampir 300 meter. Belum semuanya dilakukan rehab, hal ini disesuaikan dengan ketersediaan anggaran yang dimiliki oleh pemerintah, dimana ada beberapa ruas jalan lain yang juga menjadi prioritas pemerintah.

“Dalam menentukan skala prioritas tidaklah sembarangan, dilihat dari beberapa aspek. Nah pada plot APBD Perubahan 2021 ini Alhamdulillah Jalur Sindon-Plebengan mendapatkan alokasi anggaran, mudah-mudahan kedepan bisa segera seluruhnya tergarap,” ucapnya.