Kick Off Vaksinasi Anak di Sleman Digelar Besok Sabtu 18 Desember

Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Harian Jogja/Desi Suryanto
15 Desember 2021 17:07 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Pemerintah telah memulai menyuntikkan vaksin Covid-19 kepada anak-anak usia 6-11 tahun.

Pemberian vaksinasi yang awalnya digelar Januari nanti akan dimajukan pada Desember tahun ini. Kick off vaksinasi bagi anak tersebut akan digelar pada 18 Desember mendatang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman Cahya Purnama mengatakan setelah Presiden Joko Widodo melakukan kick off vaksinasi anak pada 14 Desember lalu maka daerah sudah bisa melakukan vaksinasi untuk usia 6-11 tahun. "Di Sleman, kick off untuk vaksinasi anak usia 6-11 tahun ini akan digelar 18 Desember mendatang. Jenis vaksin yang digunakan adalah Sinovac," katanya, Rabu (15/12/2021).

Untuk lokasi kick off, kata Cahya, baru akan dirapatkan hari ini [kemarin]. Termasuk penentuan lokasi sekolah yang menjadi sasaran kick off. Hingga Desember ini, kata Cahya, Sleman masih memiliki stok vaksin jenis Sinovac sebanyak 40.000 dosis.

"Setelah kick off digelar, sampai akhir Desember pemberian vaksinasi untuk anak ini akan dilakukan di masing-masing Puskesmas. Untuk kegiatan vaksinasi massal untuk anak akan dimulai pada Januari 2022," ujar Cahya.

Pemberian vaksinasi anak secara massal akan dilalukan di masing-masing sekolah. Meski begitu, kegiatan vaksinasi massal ini tergantung dengan ketersediaan stok vaksin dari Pusat. "Nanti kegiatan vaksinasi massalnya tahun depan dilaksanakan setelah kami mendapat droping vaksin dari Pusat. Harus dipikirkan juga jarak stoknya untuk vaksin dosis kedua," ujarnya. 

Dinkes mencatat sasaran penerima vaksinasi ini sejumlah total 87.731 siswa baik sekolah dasar negeri maupun swasta. Rinciannya, sebanyak 57.215 siswa SD Negeri dan 30.516 siswa SD Swasta yang berasal dari 510 sekolah. "Pelaksanaan vaksinasi untuk anak usia 6-11 tahun ini digelar karena Sleman sudah memenuhi syarat di mana capaian vaksinasi dosis pertama minimal 70 persen dan lansia minimal 60 persen," katanya. 

Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo mengatakan anak juga menjadi prioritas target vaksin berikutnya yang harus segera disasar. "Kami setuju dengan kebijakan itu. Anak itu pioritas apalagi pembelajaran tatap muka di Sleman sudah dimulai," ungkap Kustini.

Kustini menyebut anak-anak merupakan kelompok rentan yang juga harus mendapatkan vaksinasi. Dengan vaksinasi juga bertujuan agar bisa memproteksi si anak, keluarga dan lingkungannya. "Anak-anak perlu divaksinasi karena meski anak tidak sakit tapi dia bisa menyebarkan virus dan kalau sakit berat bisa sampai dirawat," kata Kustini. 

Kendati vaksinasi anak-anak menjadi angin segar bagi para orang tua, bukan berarti protokol kesehatan dilupakan. Bupati Kustini terus mengingatkan kepada warga Sleman agar tetap rajin mengenakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak demi memutus rantai penyebaran Covid-19.