Ratusan Kendaraan Terjebak Macet saat Akan Masuk ke Malioboro

Kendaraan terjebak kemacetan saat akan masuk di Jalan Abu Bakar Ali saat akan masuk kawasan Malioboro, Sabtu (25/12/2021) siang. - Harian Jogja/Sunartono.
25 Desember 2021 14:47 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA--Ratusan kendaraan pribadi mengantre panjang di kawasan Jalan Aby Bakar Ali dan Jalan Mataram untuk masuk di kawasan Malioboro saat Libur Natal, Sabtu (25/12/2021).

Berdasarkan pantauan Harianjogja.com, sekitar pukul 14.00 WIB Sabtu, ratusan kendaraan mengantre panjang mulai dari ruas Jalan Mataram atau sebelah timur Hotel Grand Inna Malioboro . Hal yang sama juga terjadi pada arus dari ruas Jalan Mangkubumi menuju Abu Bakar Ali juga tertahan pelan saat akan memasuki kawasan Malioboro.

Kemacetan pun membuat para pengendara mengabaikan rambu lalu lintas. Karena saat lampu bangjo di perismpangan Gardu Anim (ruas sisi utara Jalan Mataram) menyala hijau pun tidak ada celah bagi kendaraan untuk melaju ke depan karena terjebak kemacetan.

Sejumlah kendaraan plat lokal AB lebih banyak memilih untuk berbelok ke arah Jalan Pasar Kembang yang arusnya relatif sepi untuk menghindari kawasan Malioboro.

Kemacetan pada ruas Abu Bakar Ali dan Jalan Mataram ini disebabkan karena banyaknya kendaraan yang akan masuk ke Jalan Malioboro. Di sisi lain masih ditemukan kendaraan yang berjalan pelan atau bahkan berhenti untuk menurunkan penumpang di Jalan Malioboro.

BACA JUGA: 4 Kawasan Sentra Kuliner Khas Jogja untuk Liburan

Sebelumnya Kapolresta Jogja Kombespol Purwadi mengatakan fenomena macet di kawasan Malioboro sering disebabkan oleh para ojek online dan taksi online yang menurunkan dan menaikkan penumpang di seputaran Malioboro mal. Oleh karena itu ia meminga kepada para ojol agar menaikkan dan menurunkan penumpang agak ke selatan sehingga dapat meminimalisasi kemacetan di sisi utara Malioboro.

"Ojol tidak boleh menaikkan dan menurunkan penumpang di Malioboro mal, kalau ke selatan depan Hotel Mutiara atau Kepatihan silahkan, karena titik macetnya pasti di sana terus, apalagi Jalan Perwakilan sekarang masih dibongkar tidak ada pemecah jalan lagi," kata dia.