Advertisement
Ormas Ini Serukan Klithih Jadi Musuh Bersama Warga Jogja
Senjata tajam yang diamankan dari para terduga pelaku klithih di Bantul, Senin (29/11/2021) - Harian Jogja/Ujang Hasanudin\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Aksi kekerasan jalanan atau lazim disebut klithih di DIY menjadi isu yang terus bergulir di tengah masyarakat. Organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) menyerukan klithih menjadi musuh bersama.
Ketua MPW PP DIY Faried Jayen mengecam keras perilaku klithih yang terjadi di wilayah DIY akhir-akhir ini. Menurutnya klithih harus menjadi musuh bersama, selain melakukan pencegahan juga perlu diberikannya tindakan lebih tegas kepada para pelaku. Aksi kekerasan jalanan model itu dinilai sebagai salah satu tindakan biadab.
Advertisement
"Kami mengecam keras perilaku klitih di Jogja, siapa pun pelakunya, ini adalah perbuatan biadab. Maka klithih menjadi musuh bersama warga Jogja," kata Jayen melalui keterangan tertulis, Selasa (4/1/2022).
Ia menambahkan sebagian besar pelaku klithih masih berusia anak, namun tindakan mereka sudah di luar batas wajar anak. Karena beberapa kali tindakan kekerasan itu menimbulkan korban jiwa.
BACA JUGA: Viral Aktivis Mahasiswa UMY Diduga Predator Seksual, Akun Instagram Ini Diserbu Netizen
"Sehingga konteksnya adalah kekerasan jalanan, maka para pelaku harus dijerat sesuai dengan hukum yang berlaku, perlu ada tindakan, meski pun rata-rata masih anak, prosesnya sesuai ketentuan," katanya.
Jayen menilai persoalan klithih yang sudah terjadi bertahun-tahun sebenarnya merupakan pekerjaan rumah (PR) bersama. Minimal harus memulai dari keluarga yang memiliki anak remaja untuk mencegah.
"Sederhana saja bagaimana keluarga dan masyarakat lingkungan berperan untuk mencegah. Terutama pengawasan terhadap anak remaja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kasus Kuota Haji Menguat, KPK Siapkan Pengumuman Penting Senin
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
Advertisement
Advertisement







