Top Ten News Harianjogja.com Edisi Senin 21 September 2026
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
Senjata tajam yang diamankan dari para terduga pelaku klithih di Bantul, Senin (29/11/2021)/Harian Jogja-Ujang Hasanudin\r\n\r\n
Harianjogja.com, JOGJA--Aksi kekerasan jalanan atau lazim disebut klithih di DIY menjadi isu yang terus bergulir di tengah masyarakat. Organisasi masyarakat (ormas) Pemuda Pancasila (PP) menyerukan klithih menjadi musuh bersama.
Ketua MPW PP DIY Faried Jayen mengecam keras perilaku klithih yang terjadi di wilayah DIY akhir-akhir ini. Menurutnya klithih harus menjadi musuh bersama, selain melakukan pencegahan juga perlu diberikannya tindakan lebih tegas kepada para pelaku. Aksi kekerasan jalanan model itu dinilai sebagai salah satu tindakan biadab.
"Kami mengecam keras perilaku klitih di Jogja, siapa pun pelakunya, ini adalah perbuatan biadab. Maka klithih menjadi musuh bersama warga Jogja," kata Jayen melalui keterangan tertulis, Selasa (4/1/2022).
Ia menambahkan sebagian besar pelaku klithih masih berusia anak, namun tindakan mereka sudah di luar batas wajar anak. Karena beberapa kali tindakan kekerasan itu menimbulkan korban jiwa.
BACA JUGA: Viral Aktivis Mahasiswa UMY Diduga Predator Seksual, Akun Instagram Ini Diserbu Netizen
"Sehingga konteksnya adalah kekerasan jalanan, maka para pelaku harus dijerat sesuai dengan hukum yang berlaku, perlu ada tindakan, meski pun rata-rata masih anak, prosesnya sesuai ketentuan," katanya.
Jayen menilai persoalan klithih yang sudah terjadi bertahun-tahun sebenarnya merupakan pekerjaan rumah (PR) bersama. Minimal harus memulai dari keluarga yang memiliki anak remaja untuk mencegah.
"Sederhana saja bagaimana keluarga dan masyarakat lingkungan berperan untuk mencegah. Terutama pengawasan terhadap anak remaja," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Top Ten News Harianjogja.com Senin 21 September 2026 membahas MBG, kesehatan, sampah, pupuk, harga emas, olahraga hingga KAI.
KPK mendalami aktivitas Sirajudin Lasena di Jakarta sebelum OTT, termasuk komunikasi dengan pihak swasta dan temuan uang Rp130 juta.
Kadin DIY menyebut kekuatan ekonomi Jogja sebagai “tambang ide”. Riset kampus didorong terhubung dengan industri dan pasar.
Kemenhub mencatat 409 penerbangan terdampak karhutla di Kalimantan pada 14-20 September 2026, naik dari 159 penerbangan
Aldo korban KM Virgo sempat keluar kapal sebelum kembali mengambil tas dan menunggu temannya. Jenazahnya ditemukan setelah 10 hari pencarian.
KPK memeriksa Presiden Komisaris Tempo Scan Group Handojo Selamet Muljadi terkait dugaan pemberian kepada oknum di Imipas.