Advertisement

Jam 10 Malam Belum Pulang, Segera Cari Tahu Anak Anda

David Kurniawan
Minggu, 30 Januari 2022 - 18:07 WIB
Galih Eko Kurniawan
Jam 10 Malam Belum Pulang, Segera Cari Tahu Anak Anda Polisi mengimbau sejumlah remaja yang tengah menongkrong untuk segera bubar, Minggu (12/4/2020) - Istimewa/Polres Gunungkidul

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang menjadi perhatian serius di jajaran Polres Gunungkidul. Apabila ada anak yang jam 10 malam belum pulang, orang tua segera diminta mencari tahu keberadaan anak Anda.

Kasat Reskoba Polres Gunungkidul AKP Dwi Astuti Handayani mengaku prihatin dengan masih tingginya kasus peredaran obat-obatan terlarang dan narkoba. Terlebih lagi, peredaran banyak melibatkan anak-anak muda.

Advertisement

Apalagi, kebanyakan kasus yang terungkap melibatkan anak remaja. “Ini harus jadi perhatian bersama karena keterlibatan dalam penyalahgunaan narkoba bisa berujung ke terjadinya kecelakaan, kriminalitas hingga aksi klithih,” katanya, Minggu (30/1/2022).

Berdasarkan data yang ada, di awal tahun ini petugas dari Satreskoba Polres Gunungkidul telah mengungkap dua kasus narkoba dengan barang bukti ribuan pil koplo. Dari kasus ini, polisi mengamankan sepuluh tersangka dan saat sekarang masih memburuh seorang bandar yang mamasok barang haram ini.

Penyalahgunaan obat menjadi paling banyak karena peredaran pil koplo mudah didapatkan dan harga jual terbilang murah dan menguntungkan. “Yang tertangkap ada yang masih anak-anak. Selain itu, dari pengungkapan rata-rata umur 18-24 tahun,” ungkapnya.

Astuti menegaskan akan terus berupaya memutus mata rantai penyebaran. Langkah yang diambil dengan bekerja sama dengan dinas pendidikan berkaitan dengan pencegahan di lingkungan sekolah. Ia tidak menampik pengungkapan kasus sudah ada yang melibatkan anak sekolah seperti yang diungkap belum lama ini.

Selain itu, ia berharap orang tua turut berperan dalam upaya pencegahan. Terutama memberikan pengawasan ekstra pada setiap aktivitas anak-anak agar tidak terjadi salah pergaulan. “Komunikasi pada anak penting dilakukan sebagai upaya pencegahan. Misal hingga pukul 22.00 WIB, belum pulang maka bisa menanyakan keberadaan dan meminta kepada anak segera balik ke rumah,” katanya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Keren! Warga Desa Ini Tanam Padi Bergambar Soekarno

News
| Selasa, 28 Juni 2022, 23:27 WIB

Advertisement

alt

Daftar 10 Kota Paling Layak Huni di Dunia

Wisata
| Sabtu, 25 Juni 2022, 23:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement