HIPMI Jogja Dorong Pengusaha Muda Tembus Pasar Lebih Luas
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.
Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X. /Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Gubernur DIY Sri Sultan HB X memastikan DIY bersiap untuk menjamu tamu dalam perhelatan rangkaian G20. Forum G20 merupakan kerja sama multilateral yang terdiri dari 19 negara utama dan Uni Eropa (EU).
Sultan HB X bertemu dengan Menaker Ida Fauziyah membahas terkait pembahasan sektor ketenagakerjaan atau Employment Working Group (EWG) rangkaian G20 di Kompleks Kepatihan, Kamis (24/2/2022).
Sultan HB X menyatakan terkait kesiapan DIY menerima kunjungan tamu dari anggota G20, telah menunjuk Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji dan tim untuk melakukan koordinasi dengan Sekjen Kemenaker. Hal itu untuk memastikan kebutuhan apa saja yang perlu disiapkan DIY dalam menjamu para tamu tersebut. Rencananya untuk sektor ketenagakerjaan akan berlangsung di DIY pada 10-12 Mei 2022 mendatang, sedangkan untuk sektor lingkungan hidup pada 22-24 Maret 2022 mendatang.
BACA JUGA: Rekor! Hari Ini DIY Catatkan Kasus Covid-19 Tertinggi Melampui Delta
“Kami hanya memfasilitasi saja, apa yang dibutuhkan kami siapkan, yang pokok adalah [pemerintah] pusat, DIY hanya memfasilitasi,” kata Sultan usai bertemu Menaker Ida Fauziyah, Kamis (24/2/2022).
Dalam kesempatan itu berbagai persoalan ketenagakerjaan akan dibahas di Jogja bersama para menteri tenaga kerja negara anggota G20. Dalam pertemuan itu akan ada diskusi hingga usulan dan kesepakatan terkait materi apa yang akan dibawa dalam pimpinan negara di G20 berlangsung di Bali.
“Jadi mereka itu punya aktivitas untuk antar negara untuk hadir misalnya masalah tenaga kerja bagaimana masalah ketenagakerjaan Indonesia mengusulkan, apa negara anggota lain akan mengusulkan EWG. Dari semua negara anggota G20 usulannya kesepakatannya apa tenaga kerja itu yang diangkat pada waktu pimpinan negara ada di Bali. Ini menyelesaikan materi yang dibahas atasannya,” ujarnya.
Menaker Ida Fauziyah menyatakan EWG akan membahas empat isu prioritas antara lain penciptaan kerja yang berkelanjutan menuju perubahan kerja, pasar tenaga kerja inklusif dan pekerjaan layak untuk penyandang disabilitas. Selain itu pengembangan kapasitas manusia untuk pertumbuhan berkelanjutan dalam meningkatkan produktivitas dan penyesuaian perlindungan tenaga kerja yang lebih efektif dan ketahanan tenaga kerja.
Ia mengungkap alasan pertemuan itu di Jogja karena menyesuaikan dengan isu yang dibahas. Menurutnya DIY menjadi salah satu provinsi yang memiliki konsentrasi mengembangkan UMKM serta melahirkan lapangan pekerjaan. Selain itu DIY memiliki komitmen yang baik dalam memberikan kesempatan pekerjaan kepada penyandang disabilitas.
“Kami berharap dukungan dari Gubernur DIY agar pelaksanaan EWG berjalan dengan baik, saat itu kami akan memamerkan UMKM yang mampu bertahan di era pandemi bahkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan,” katanya.
Sedangkan isu terkait peningkatan kompetensi dengan mendatangi komunitas serikat pekerja atau buruh di DIY. Delegasi juga akan diajak ke Balai Latihan Kerja yang mampu menjadi BLK melahirkan kompetensi baru. “Atas dasar itu kami memilih DIY sebagai tuan rumah untuk pertemuan EWG,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
BPC HIPMI Kota Yogyakarta mempertemukan lebih dari 50 peserta pitching dengan investor melalui Jogja Investment Arena 2026.
Toyota Kijang Innova Zenix HEV masih menjadi mobil hybrid terlaris Juli 2026. Mitsubishi Xforce HEV langsung masuk jajaran 10 besar.
iPhone 17 raih skor 157 di DxOMark, naik 10 poin dari iPhone 16. Kamera ultrawide 48MP jadi peningkatan utama, tapi ketiadaan lensa telefoto masih jadi kelemaha
Putri Kusuma Wardani lolos ke babak kedua Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah mengalahkan Mikaela Joy De Guzman 21-12, 21-6.
Polsek Semin masih menyelidiki kasus pembuangan bayi di Kemejing, Gunungkidul. Enam saksi telah diperiksa, sementara bayi dirawat di LPKA An Nur Srimpi.
MotoGP 2027 akan memakai mesin 850cc dan memangkas aerodinamika. Guenther Steiner menilai perubahan ini bisa membuat balapan semakin ketat.