KEMURA Resmi Diluncurkan, Akses Layanan Kesehatan Magelang Lebih Mudah
Pemkot Magelang luncurkan KEMURA, portal digital yang memudahkan akses 43 layanan kesehatan hanya lewat ponsel.
Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta melayani warga yang membeli Pertamax di SPBU Triharjo, Kantongan, Triharjo, Sleman, Minggu (13/3/2022)./Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, SLEMAN—Desa Triharjo, Kecamatan Sleman, Kabupaten Sleman, meresmikan unit usaha baru yang dikelola oleh BUMDes, Minggu (13/3/2022). Selain Triharjo Mart, desa ini juga mengelola Pertashop.
BACA JUGA: Korban Robot Trading Fahrenheit, Warga Bantul Kehilangan Rp825 Juta dalam Sekejap
Lurah Triharjo Sleman Irawan mengatakan operasional kedua unit usaha baru tersebut diharapkan dapat meningkatkan pendapatan asli desa (PADesa). Rnit-unit usaha yang dikelola BUMDes Triharjo Sejahtera baru menghasilkan PADesa Rp80an juta. Penambahan kedua unit usaha itu diharapkan membuat PADesa yang diterima di atas Rp100 juta.
Dia berharap dukungan dari masyatakat agar Pertashop dan Triharjo Mart bisa terus berkembang. Sebab hasil dan keuntungan yang diperoleh dari unit-unit usaha BUMDes akan dikembalikan untuk masyarakat Triharjo. “Keuntungannya untuk pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” katanya di sela peresmian Pertashop Kantongan, Triharjo, Sleman.
Dia mengatakan, keberadaan kedua unit usaha tersebut di Kantongan diharapkan dapat menghidupkan roda perekonomian baru. Dusun tersebut sebelumnya sepi dari aktivitas perekonomian. Kini, baik Pertashop maupun Triharjo Mart telah membuka lapangan kerja bagi masyarakat.
“Ada lebih dari 10 warga yang bekerja di sini. Ke depan, di sini kami akan mengembangkan pusat kuliner atau foodcourt untuk terus menggerakkan perekonomian warga,” katanya.
“Ini belum selesai. Kami akan terus mengembangkan aset-aset kalurahan untuk menambah pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.”
Peresmian kedua unit usaha tersebut dihadiri Ketua DPRD Sleman Haris Sugiharta. Menurut Haris, keberadaan Pertashop dan Triharjo Mart tersebut juga dapat membantu kebutuhan masyarakat.
“Warga tidak perlu jauh-jauh ke SPBU atau membeli kebutuhan sehari-hari. Cukup mengisi bensin di Pertashop dan membeli kebutuhannya di Triharjo Mart. Apalagi harganya lebih murah,” katanya.
Haris juga menilai, keberadaan kedua unit usaha di wilayah yang jauh dari pusat perekonomian di kota tersebut juga bertujuan untuk pemerataan pembangunan ekonomi. Ia juga meminta 86 kalurahan di Sleman untuk dapat lebih kreatif mengembangkan wilayahnya masing-masing.
“Lurah harus kreatif untuk mengelola potensi yang ada di sekitarnya agar pembangunan bisa merata. Bagaimana menciptakan ekonomi di desanya masing-masing. Kuncinya adalah komunikasi. Tidak harus bangun desa wisata, di Triharjo mereka bangun Pertashop dan Triharjo Mart,” ujarnya.
BACA JUGA: Erupsi Merapi Tak Berpengaruh, Wisata Sekitar Lereng Gunung Tetap Ramai
Panewu atau Camat Sleman Suyanto juga berharap agar kedua unit usaha yang dioperasikan tersebut dapat berdampak secara ekonomi bagi masyarakat Triharjo. Dia juga berharap agar seluruh kalurahan khususnya di Kapanewon Sleman untuk terus berupaya memajukan kalurahannya masing-masing.
“Tentu harus sesuai dengan postensi yang dimiliki masing-masing kalurahan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Magelang luncurkan KEMURA, portal digital yang memudahkan akses 43 layanan kesehatan hanya lewat ponsel.
Kisah Angelia Hutabarat, WNI yang lolos volunteer FIFA World Cup 2026 dan bertemu legenda sepak bola dunia di Meksiko.
Mensos Saifullah Yusuf tegaskan tidak boleh ada titipan dalam penerimaan Sekolah Rakyat, program khusus untuk keluarga miskin.
Kebiasaan malam sederhana seperti jalan kaki 15 menit dan pola makan tepat bantu menurunkan gula darah secara alami.
Pemuda asal Sleman menyamar jadi polisi dan merampas smartwatch korban di Wates Kulonprogo. Pelaku kini ditangkap polisi.
Sering ngiler saat tidur? Ketahui penyebab, risiko, dan cara efektif mengatasinya menurut ahli kesehatan.