Dorong Pelestarian Budaya, Budi Waljiman Salurkan Gamelan ke SMA Bosa
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Swara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020). Setelah ditutup warga beberapa hari terakhir, kini TPST Piyungan dibuka kembali./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja.com, JOGJA--Pemda DIY kembali melakukan penutupan TPST Piyungan selama tiga hari terhitunga sejak Jumat (1/4/2022) hingga Minggu (3/4/2022). Penutupan itu dilakukan untuk membuatkan jalan menuju lokasi pembuangan sampah di Zona B yang sudah terlalu tinggi.
Surat penutupan TPST Piyungan selama tiga hari itu ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup DIY Kuncoro Cahyo Aji tertanggal 31 Maret. Penutupan itu dilakukan karena zona A yang selama ini menjadi lokasi pembuangan sampah sudah penuh.
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji penutupan sementara TPST Piyungan memang disebabkan karena ada peralihan lokasi pembuangan dari sebelumnya di Zona A beralih ke Zona B di kawasan tempat pembuangan sampah tersebut. Akan tetapi karena lokasi pembuangan di Zona B yang sudah terlalu tinggi oleh keberadaan sampah, sehingga perlu dinormalisasi dengan membuatkan jalan menuju lokasi pembuangan agar angkutan yang lewat terjamin keamanannya.
BACA JUGA: Tak Kunjung Diangkat Karyawan Tetap, Warga Bantul Curi Peralatan Milik Majikan
"Zona A ini mau ditutup karena sudah penuh, untuk ditata dibuat terasering. Pembuangan dialihkan ke zona B, tetapi kan perlu ditata agar bisa dilewati kendaraan karena sudah terlalu tinggi. Sehingga dilakukan penutupan sementara selama tiga hari ini," katanya saat ditemui di Kompleks Kepatihan, Jumat (1/4/2022).
Adapun untuk zona B, lanjut Aji, sebenarnya sudah ditata dengan dibuat terasering 1 dan terasering 2. Di lokasi ini masih memungkinkan untuk memperpanjang usia pembuangan sampah dengan ditata sistem terasering tersebut. Akan tetapi pembuangan di zona B ini diperkirakan hanya mampu menampung sampah sekitar tiga bulan. Selebihnya sudah penuh alias tak mampu menampung lagi.
Oleh karena itu penyiapan lahan baru seluas sekitar 1,9 hektare yang sedang dipersiapkan Dinas PU ESDM DIY diharapkan siap setelah zona B tersebut penuh. "Tempat transisi yang baru ini sedang disiapkan Dinas PU, luasnya sekitar 1,9 hektare masih di area TPST Piyungan. Harapannya setelah zona B ini penuh bisa dialihkan ke lokasi transisi ini," ucapnya.
Lokasi transisi pembuangan sampah yang sedang disiapkan ini akan melalui sejumlah tahapan pengerjaan. Mulai dari pengerukan, meratakan objek karena berada di kawasan perbukitan. Pembangunan lokasi baru ini dilakukan untuk memperpanjang usia TPST Piyungan sembari menunggu proses Kerja Sama Pemerintah Badan Usaha (KPBU) TPST Piyungan di pemerintah pusat. Rencananya TPST Piyungan pengelolaannya akan dilakukan swasta dengan berbasis teknologi.
"Karena di perbukitan, jadi bukit harus dikepras, kemudian dikeruk untuk pembuangan sampah sehingga usianya agak panjang sembari menunggu KPBU," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Budi Waljiman menyerahkan bantuan gamelan Swara Madhura untuk SMA Bosa Jogja guna memperkuat pelestarian budaya Jawa di sekolah.
Fabio Di Giannantonio menangi MotoGP Catalunya 2026 yang dua kali dihentikan akibat kecelakaan beruntun di Barcelona.
BMKG memprediksi hujan masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah DIY hingga 20 Mei 2026 akibat pengaruh fenomena MJO.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit melantik Kalemdiklat Polri, lima kapolda baru, dan satu pejabat utama Mabes Polri di Jakarta.
Balapan MotoGP Catalunya 2026 dua kali dihentikan setelah kecelakaan beruntun melibatkan Alex Marquez, Bagnaia, Zarco, dan Acosta.
Persija Jakarta U20 menjadi juara EPA Super League U20 2025/2026 setelah menang 1-0 atas Malut United U20 di partai final.