Advertisement

Tutup! Sejak 27 Maret TPST Piyungan Sudah Tidak Bisa Lagi Menampung Sampah

Sirojul Khafid
Jum'at, 01 April 2022 - 17:57 WIB
Bhekti Suryani
Tutup! Sejak 27 Maret TPST Piyungan Sudah Tidak Bisa Lagi Menampung Sampah Sejumlah armada pengangkut sampah lalu lalang di sekitar TPST Piyungan, Rabu (23/12/2020). Setelah ditutup warga beberapa hari terakhir, kini TPST Piyungan dibuka kembali. - Harian Jogja/Ujang Hasanudin

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA-- Baru saja dibuka pada 20 Maret 2022, kini Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan kembali ditutup pada 1-3 Maret 2022. Menurut Kepala Bidang Pengelolaan Persampahan Dinas Lingkungan Hidup, Ahmad Haryoko, Balai Prasarana Permukiman Wilayah (PPW) DIY sudah menyatakan apabila TPST Piyungan tidak bisa lagi menampung sampah per 27 Maret 2022.

Lantaran sudah tidak bisa lagi menampung sampah, maka perlu adanya Tempat Pembuangan Sampah (TPS) transisi. Ketinggian sampah di TPST Piyungan sudah maksimal pada 140 meter.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

"Jadi mau tidak mau, karena perhitungannya sudah pasti, Balai PPW DIY tidak mau ambil risiko untuk terus menumpuk sampah. Sudah pasti akan longsor, terlebih masih sering hujan," kata Haryoko, Jumat (1/4/2022).

BACA JUGA: Hasil Sidang Isbat Penetapan 1 Ramadhan 2022: Sidang Dibagi Tiga Sesi

Untuk menangani hal ini, ada rencana pelebaran TPST Piyungan di sisi utara seluas dua hektare. Meski lahan yang akan menjadi TPS transisi ini juga tidak bisa bertahan selama satu tahun. Sementara untuk pembuatan lahan baru dengan pengolahan menggunakan mesin diperkirakan akan selesai selama dua tahun.

"TPS transisi ini bukan dataran, bukan juga berbentuk bukit, jadi seperti gundukan. Tapi misal tidak dikelola dengan baik bisa bermasalah lagi," katanya. "Perlu pembuatan terasering agar bisa dibuat tinggi."

Selama masa penutupan dan juga ke depannya, Haryoko mengimbau masyarakat untuk mengolah sampahnya di tingkat rumah tangga. Bisa menggunakan alat yang sudah Dinas Lingkungan Hidup berikan di tiap kelurahan, atau bisa juga diolah sendiri.

"Agar nantinya, sebisa mungkin saat TPST ditutup, tidak terlalu membebani TPS," katanya.

Advertisement

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Survei Indikator: Polri Masih Terpuruk

News
| Senin, 28 November 2022, 06:47 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement