Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Truk terjebak lahar hujan di sungai Boyong, Kalurahan Purwobinangun, Kapanewon Pakem, Kamis (3/2/2022)/Ist BPBD Sleman
Harianjogja.com, SLEMAN—Gunung Merapi meluncurkan satu awan panas pada Jumat (1/4/2022) sore. Pada siang hari, puncak Merapi diguyut hujan, sehingga masyarakat diimbau mewaspadai potensi lahar yang disebabkan oleh material vulkanik disertai curah hujan.
BACA JUGA: Update Pohon Tumbang hingga Atap Terbang Akibat Hujan Angin di Kota Jogja
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), Hanik Humaida, menjelaskan awan panas teramati pada pukul 15.00 WIB. “Tercatat di seismogram dengan amplitudo 35 mm dan durasi 94 detik. Visual tertutup kabut, estimasi jarak luncur 1.500 meter ke arah barat daya,” ujarnya.
BPPTKG juga mengamati hujan di puncak Merapi sejak pukul 12.04 WIB, dengan curah hujan 17 mm. “Tak lupa kami ingatkan untuk selalu waspada akan potensi penambahan aliran atau lahar di sungai-sungai yang berhulu di Merapi,” katanya.
Berdasarkan laporan mingguan BPPTKG pada Jumat (1/4/2022), dalam sepekan terakhir Gunung Merapi tercatat mengeluarkan sebanyak dua awan panas yang meluncur ke arah barat daya sejauh maksimal 2,5 kilometer. Selain itu, teramati lava pijar sebanyak 118 kali dengan jarak luncur maksimal 2 kilometer, ke arah barat daya, yang didominasi ke Sungai Bebeng.
Analisis morfologi dari Stasiun Kamera Deles 5, Tunggularum, Ngepos, dan Babadan 2 menunjukkan ketinggian kubah barat daya bertambah sekitar 4 meter. Sementara, morfologi kubah tengah tidak berubah signifikan.
Berdasarkan analisis foto, volume kubah lava barat daya terhitung sebesar 1.672.000 meter kubik dan kubah tengah sebesar 2.582.000 meter kubik.
BACA JUGA: Tutup! Sejak 27 Maret TPST Pisyungan Sudah Tidak Bisa Lagi Menampung Sampah
Tercatat dua kali gempa awan panas guguran, 19 kali gempa vulkanik dangkal, 70 kali gempa fase banyak, 745 kali gempa guguran, 10 kali gempa embusan, dan delapan kali gempa tektonik.
Dengan tingkat aktivitas ini, status Gunung Merapi masih Siaga. Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat daya meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 km. Pada sektor tenggara meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 km dan Sungai Gendol 5 km.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY pastikan stok hewan kurban aman jelang Iduladha 1447 H, harga terkendali dan inflasi tetap stabil.
Borneo FC hancurkan Malut United 7-1 di laga terakhir Liga 1 2026, namun Persib tetap juara karena unggul head to head.
Persib Bandung juara Super League 2025/2026 usai unggul head to head atas Borneo FC. Simak klasemen akhir dan tim terdegradasi.