RSPS Bantul Raih ISO 27001:2022, Perkuat Keamanan Data Pasien
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, BANTUL--Masa siaga bencana hidrometeorologi di Bantul bakal diperpanjang. Hal itu menyusul masih terjadinya hujan di Bumi Projotamansari, baik yang berintensitas sedang maupun lebat.
“Proses [usulan perpanjangan masa siaga bencana hidrometeorologi] masih dikonsep. Kemungkinan minggu depan baru dikoordinasikan,” ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bantul, Agus Yuli Herwanta, Minggu (3/4/2022).
Agus menjelaskan alasan mengusulkan kembali perpanjangan masa siaga bencana hidrometeorologi karena bencana hidrometeorologi seperti banjir atau luapan air sungai, tanah longsor, angin kencang, dan pohon tumbang, masih terjadi di Bantul.
BACA JUGA: Kabar Baik! Kasus Aktif Covid-19 di Bantul Tinggal 417
Bahkan dua hari lalu ada baliho yang roboh di sekitaran Blok O, Banguntapan, Bantul ketika terjadi hujan lebat dan angin kencang.
Selain itu berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) DIY, intensitas hujan sedang sampai lebat masih terjadi di bulan ini,
“Harapannya, dengan adanya waktu siaga darurat bencana hidrometereologi maka ketika terjadi bencana langsung bisa ditangani dengan menggunakan bantuan dari dana belanja tidak terduga [BTT],” ujar tambah Agus.
BACA JUGA: Catat, Objek Wisata di Bantul Tetap Dibuka selama Ramadan dan Lebaran
Agus meminta masyarakat yang wilayahnya dilanda bencana baik tanah longsor, pohon tumbang atau bencana lain untuk segera melapor ke BPBD agar Tim Reaksi Cepat (TRC) segera meluncur ke lokasi untuk memberikan asesmen dan bantuan melalui TRC.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sertifikasi ISO 27001:2022 ini menjadi bukti keseriusan RSUD Panembahan Senopati Bantul dalam memberikan layanan yang aman dan profesional
Rupiah menguat ke Rp17.653 per dolar AS di tengah penguatan dolar global dan sentimen suku bunga The Fed serta konflik Timur Tengah.
BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Indonesia berpotensi hujan ringan hingga petir pada Kamis, termasuk Jawa dan Sumatra.
Volvo EX90 resmi meluncur di Indonesia dengan harga Rp2,5 miliar. SUV listrik premium ini punya jarak tempuh hingga 600 km.
Kemendag meminta klarifikasi Shopee terkait aduan konsumen PMSE, mulai barang tak sesuai hingga kendala pembayaran digital.
Indomaret Cabang Yogyakarta Bersama PMI Sleman kembali Gelar Aksi Donor Darah Disertai Pemeriksaan Mata dan Cek Kesehatan Gratis Dari Puskesmas Gamping 2