TECNO Hadirkan Laptop AI MEGABOOK K14S
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
Kunjungan abdi dalem Kraton dan masyarakat umum dalam rangkaian Wisata Sadar Arsip, Kamis (7/4/2022)./Harian Jogja-Sunartono.
JOGJA—Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar Wisata Sadar Arsip pada Kamis (7/4/2022). Melalui kegiatan itu, semua komponen masyarakat mulai dari masyarakat umum, perangkat desa hingga abdi dalem Kraton dan Puro Pakualaman diajak melihat langsung Diorama Arsip Jogja yang berada di Kantor DPAD DIY.
Wisata Sadar Arsip ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan tentang pengelolaan arsip yang benar dan sesuai aturan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.
Dengan mengunjungi Diorama Arsip Jogja ini, pengunjung mendapatkan pengalaman seru dan menarik dengan mengunjungi secara langsung, kemudian mendapatkan gambaran nyata tentang pengelolaan arsip.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY Dra. Monika Nur Lastiyani, MM menjelaskan pembangunan Diorama Arsip Jogja ini untuk memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pemanfaatan arsip.
“Karena saat ini banyak anak milenial, maka diorama ini dibuat secara menarik dan kekinian dengan landasan utama arsip, jadi yang disajikan semua adalah arsip dengan konsep berbeda,” kata Monika, Kamis (7/4).
Diorama tersebut, kata dia, terdiri dari 18 ruang. Ruang 1 sampai Ruang 10 menyampaikan informasi tentang sejarah Jogja yang dikemas sedemikian menarik. Kurun waktu yang ditampilkan yaitu sekitar 430 tahun silam mulai dari Panembahan Senopati hingga ditetapkannya Keistimewaan DIY. Adapun ruang berikutnya hingga terakhir adalah ruang tematik dengan menonjolkan peran Jogja sebagai kota pendidikan, wisata hingga penggambaran Jogja saat terjadi bencana.
“Kami menggunakan banyak riset dan referensi termasuk naskah tentang Jogja yang berada di British Library yang saat ini sudah didapatkan digitalnya,” katanya.
Salah satu ruang yang dinilai menarik oleh banyak pengunjung adalah Ruang 8 yang mengangkat tema tentang lokomotif perubahan. Seperti ruangan lainnya, ruang ini dikemas dengan sangat cantik, di mana terdapat rel kereta api yang dirasakan seperti benarbenar berada di stasiun zaman dahulu.
Monika mengatakan, untuk mendapatkan perwajahan agar diorama tampak milenial sehingga ahli sangat berperan. Mulai dari ahli sejarah, kurator, ahli seni benda dan tata kelola seni. Tujuannya agar mampu menghadirkan benda seni bisa dipamerkan dan terlihat menarik, termasuk melibatkan ahli animasi, audio video, mechanical electrical hingga ahli pencahayaan. Masyarakat yang ingin berkunjung bisa mendaftar melalui tiket online di dioramaarsip.jogjaprov.go.id.
“Untuk sementara masih digratiskan karena belum ada Pergub atau regulasi terkait dengan penarikan retribusi. Namun karena keterbatasan tempat, setiap trip dibatasi maksimal 20 orang,” katanya. (Adv)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
TECNO, brand teknologi inovatif berbasis AI, resmi meluncurkan TECNO MEGABOOK K14S. Laptop berukuran 14 inci ini memadukan performa tingg, desain premium
WhatsApp menghadirkan fitur panggilan suara dan video langsung di WhatsApp Web. Pengguna kini bisa menelepon dari browser tanpa perlu menginstal aplikasi deskto
Mohammad Zaki Ubaidillah gagal melaju ke babak 16 besar Taipei Open 2026 setelah kalah dari Justin Hoh dalam duel tiga gim di Taipei Arena, Taiwan.
Masih sering memikirkan mantan setelah putus? Psikologi menjelaskan bahwa kondisi tersebut berkaitan dengan ikatan emosional yang tidak langsung hilang saat hub
Membincang perekonomian sirkuler berarti membicarakan optimalisasi bahan bekas pakai menjadi bentuk lain yang bernilai dan bermanfaat.
Fitur Shared Chat Claude AI sempat menjadi sorotan setelah sejumlah tautan percakapan muncul di hasil pencarian Google. Simak cara memeriksa dan mengamankan cha