Garudayaksa FC Juara Pegadaian Championship, Ini Kata Pelatih Widodo
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih/Harian Jogja-Dok.
Harianjogja.com, BANTUL--Pemkab Bantul menyiapkan sejumlah langkah untuk mengantisipasi terjadinya kekerasan dan kejahatan jalanan.
Dari hasil rapat bersama Forkompimda Bantul, Senin (11/4/2022), Bupati Bantul Abdul Halim Muslik berencaa mengumpulkan semua kepala SMP dan SMA/SMK sederajat untuk membahas soal langkah antisipasi tersebut.
"Untuk menindaklanjuti instruksi, perintah Ngarsa Ndalem agar bupati, wali kota se-DIY melakukan langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan aksi kriminal jalanan atau kejahatan jalanan," kata Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, Selasa (12/4/2022).
BACA JUGA: Bantul Buka Layanan Vaksin Sambil Ngabuburit Plus Dapat Takjil Gratis
Selain mengumpulkan seluruh kepala sekolah, Halim mengatakan Pemkab juga bakal mengidentifikasi pelaku-pelaku kekerasan dan kejahatan jalanan. "Kami identifikasi pelaku-pelaku ini, semua pelaku kejahatan jalanan sudah tertulis semua. Data by name by addres-nya itu sudah ada di sekolah masing-masing," tandasnya
"Melihat mereka, mengenali mereka itu sangat mudah. Coba diidentifikasi, anak-anak yang memiliki perilaku khusus ini dari anak siapa, dari lingkungan seperti apa," ucap Halim.
Setalah diketahui peta, pola gerakan hingga latar belakang pelakunya, Halim menyampaikan komite sekolah nantinya akan diajak untuk melakukan pengawasan. "Nanti kami ajak berembuk, ini lo nama-nama ini yang harus diawasi, disadarkan," ujar dia.
"Harus dikembalikan kepada orang tua, orang tua tidak boleh lepas tangan. Harus terlibat. Maka kami memgimbau setiap jam 22.00 WIB harus melihat anaknya ada di mana. Jangan sampai mereka ikut geng-geng yang enggak jelas itu," ucap dia.
BACA JUGA: Peternak Sapi Srandakan Pilih Tak Jual Sapinya saat Lebaran, Ini Alasannya
Selain itu, penguatan bimbingan konseling juga menjadi salah satu strategi yang diambil Pemkab Bantul dalam penanggulangan kejahatan jalanan.
Dijelaskan Halim, anak-anak tersebut terus di-treatment dan diprioritaskan. "Jadi orang tua, sekolah ini merupakan basis pencegahan yanh kita pandang paling dekat dan paling efektif," tuturnya.
Tak hanya itu, beberapa upaya lain juga digalakkan oleh Pemkab. Di antaranya adalah peningkatan peran petugas Linmas dan sukarelawan.
Sementara soal penegakan hukum terhadap pelaku kejahatan jalanan, Halim menegaskan harus jalan terus. Walaupun pelakunya anak-anak tetap harus ditindak karena sudah membahayakan.
"Memang anak-anak tidak boleh dipidana seperti layaknya orang dewasa, iya. Tetapi ketika mereka sudah melakukan tindakan yang membahayakan ya harus ditangkap, harus dihukum. Tentu dengan hukuman anak," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Garudayaksa FC keluar sebagai juara Pegadaian Championship 2025/2026 setelah mengalahkan PSS Sleman di partai final.
Alex Rins mengaku syok melihat kecelakaan horor Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026 hingga jantungnya seperti berhenti berdetak.
Jennifer Coppen dan Justin Hubner mengumumkan rencana pernikahan di Bali pada Juni 2026 dengan tiga konsep adat berbeda.
Ketimpangan antara jumlah advokat profesional dan masyarakat pencari keadilan di Indonesia masih menjadi isu sistem peradilan.
Kemkomdigi mengkaji aturan wajib nomor HP untuk registrasi akun media sosial guna memperkuat keamanan dan akuntabilitas ruang digital.
Seiring perkembangan teknologi ada metode yang disebut dengan backfilling untuk mengelola limbah tambang agar tak merusak lingkungan.