Advertisement

Peternak Sapi Srandakan Pilih Tak Jual Sapinya saat Lebaran, Ini Alasannya

Catur Dwi Janati
Senin, 11 April 2022 - 20:37 WIB
Arief Junianto
Peternak Sapi Srandakan Pilih Tak Jual Sapinya saat Lebaran, Ini Alasannya Salah satu mitra budi daya sapi BUMDus Babakan, Suparlan menunjukan sapi peliharaannya pada Kamis (7/4/2022). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Peternak sapi memilih tak ikut bereuforia menjual sapinya saat Lebaran. Salah satunya adalah Kelompok Ternak Pandan Mulyo, Ngentak, Poncosari, Srandakan tidak berencana melepas seluruh sapi-sapinya menjelang Lebaran. Hanya sapi-sapi yang berusia akan terlalu tua yang nantinya bakal dijual saat Lebaran.

Ketua Kelompok Ternak Pandan Mulyo, Jumadi menuturkan mendekati Lebaran, memang angka penjualan sapi milik para anggota kelompok meningkat. Namun hanya segelintir sapi saja yang dijual saat Lebaran.

Advertisement

"Biasanya kalau mendekati Lebaran ada kenaikan penjualan yang sapi potong itu," ujarnya, Senin (11/4/2022).

BACA JUGA: Pamit Tarawih ke Orang Tua, Anggota Geng Pelajar Bantul Malah Tawuran

Alasan tak banyak sapi yang keluar kandang atau dijual saat Lebaran lantaran mereka memilih menyetok untuk Iduladha. Harga sapi saat Iduladha memang jauh lebih tinggi. "Jadi enggak semua dilepas [saat Idulafitri]. Hanya satu-dua yang mungkin sudah kebesaran kalau untuk kurban," tandasnya.

Sapi yang bila dipelihara dua bulan lagi saat Iduladha terlalu besar akan dijual saat Idulfitri. Menurut Jumadi, bila ukuran sapi terlalu besar, jarang ada pembeli yang kuat membeli sapi dengan harga dan ukuran tersebut.

"Karena biasanya untu Idul Kurban cuma seharga Rp21 juta sampai Rp24 juta. Kalau lebih dari itu sulit lakunya," ucap dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenag Ingin Pesawat Angkutan Haji Tidak Lagi Delay

News
| Sabtu, 25 Mei 2024, 20:07 WIB

Advertisement

alt

Kyoto Jepang Larang Turis Kunjungi Distrik Geisha di Gion, Ini Alasannya

Wisata
| Kamis, 23 Mei 2024, 10:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement