Advertisement

Kemenag Gunungkidul Masih Menunggu Kuota Haji Tahun Ini

David Kurniawan
Rabu, 13 April 2022 - 12:37 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Kemenag Gunungkidul Masih Menunggu Kuota Haji Tahun Ini Ilustrasi. - Reuters.

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul masih menunggu pemberitahuan tentang kuota haji dari Pemerintah Pusat. Meski demikian, berbagai persiapan telah dilakukan mulai manasik hingga pengecekan kondisi calon jemaah yang telah masuk daftar tunggu.

Kepala Seksi Penyelenggaran Haji dan Umrah, Kemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh mengatakan, Pemerintah Saudi Arabia sudah mengumumkan penyelenggaraan haji tahun ini dengan kuota satu juta jemaah. Meski demikian, hingga sekarang belum ada informasi resmi dari Kementerian Agama RI tentang berapa kuota yang diterima untuk calon jamaah asal Indonesia.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Kami masih menunggu informasi tentang perkembangan ibadah haji di tahun ini,” kata Taufik kepada wartawan, Rabu (13/4/2022).

Menurut dia, masalah kuota haji menjadi informasi yang mendesak dan sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, khususnya yang telah masuk daftar antrean. “Nanti kan ada kuota nasional, lalu dibagi setiap provinsi dan selanjutkan dibagikan ke kabupaten/kota. Dari sinilah diketahui berapa kuota untuk Gunungkidul, tapi hingga sekarang kami masih menunggunya,” katanya.

Baca juga: Kemenaker Sebut Subsidi Gaji 2022 Hanya untuk Pekerja Formal

Taufik menyakini di 2022 akan kembali mengirimkan jemaah ke Tanah Suci setelah dua tahun tidak menyelenggarakan ibadah haji karena penyebaran virus corona. Berbagai persiapan juga telah dilaksakanan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar.

Menurut dia, persiapan yang telah dilakukan dengan memberikan vaksinasi bagi calon jemaah yang mendapatkan daftar tunggu paling atas. Selain itu, juga sudah melakukan pembinaaan bimbingan manasik haji.

“Rencananya akan koordinasi lagi dengan dinas kesehatan untuk pemeriksaan lanjutan tentang kondisi kesehatan bagi calon jamaah,” ungkap Taufik.

Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Gunungkidul Sugondo mengatakan, pihaknya membantu Kemenag Gunungkidul dalam upaya persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Menurut dia, pada Februari lalu diselenggarakan vaksinasi booster corona bagi calon jamaah yang jumlanya mencapai 416 orang.

“Vaksin yang diberikan Pfizer, Moderna dan AstraZenecca. Penyelenggaraan ini sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam upaya percepatan penanggulangan virus corona,” katanya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Gempa Besar Guncang Turki, 500 Warga Negara Indonesia Terkena Dampaknya

News
| Senin, 06 Februari 2023, 19:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement