Revitalisasi 131 Sekolah Gunungkidul, DPRD Ingatkan Kualitas Bangunan
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Ilustrasi. /Reuters.
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Gunungkidul masih menunggu pemberitahuan tentang kuota haji dari Pemerintah Pusat. Meski demikian, berbagai persiapan telah dilakukan mulai manasik hingga pengecekan kondisi calon jemaah yang telah masuk daftar tunggu.
Kepala Seksi Penyelenggaran Haji dan Umrah, Kemenag Gunungkidul, Taufik Ahmad Sholeh mengatakan, Pemerintah Saudi Arabia sudah mengumumkan penyelenggaraan haji tahun ini dengan kuota satu juta jemaah. Meski demikian, hingga sekarang belum ada informasi resmi dari Kementerian Agama RI tentang berapa kuota yang diterima untuk calon jamaah asal Indonesia.
“Kami masih menunggu informasi tentang perkembangan ibadah haji di tahun ini,” kata Taufik kepada wartawan, Rabu (13/4/2022).
Menurut dia, masalah kuota haji menjadi informasi yang mendesak dan sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat, khususnya yang telah masuk daftar antrean. “Nanti kan ada kuota nasional, lalu dibagi setiap provinsi dan selanjutkan dibagikan ke kabupaten/kota. Dari sinilah diketahui berapa kuota untuk Gunungkidul, tapi hingga sekarang kami masih menunggunya,” katanya.
Baca juga: Kemenaker Sebut Subsidi Gaji 2022 Hanya untuk Pekerja Formal
Taufik menyakini di 2022 akan kembali mengirimkan jemaah ke Tanah Suci setelah dua tahun tidak menyelenggarakan ibadah haji karena penyebaran virus corona. Berbagai persiapan juga telah dilaksakanan agar pelaksanaan dapat berjalan dengan lancar.
Menurut dia, persiapan yang telah dilakukan dengan memberikan vaksinasi bagi calon jemaah yang mendapatkan daftar tunggu paling atas. Selain itu, juga sudah melakukan pembinaaan bimbingan manasik haji.
“Rencananya akan koordinasi lagi dengan dinas kesehatan untuk pemeriksaan lanjutan tentang kondisi kesehatan bagi calon jamaah,” ungkap Taufik.
Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi, Dinas Kesehatan Gunungkidul Sugondo mengatakan, pihaknya membantu Kemenag Gunungkidul dalam upaya persiapan penyelenggaraan ibadah haji. Menurut dia, pada Februari lalu diselenggarakan vaksinasi booster corona bagi calon jamaah yang jumlanya mencapai 416 orang.
“Vaksin yang diberikan Pfizer, Moderna dan AstraZenecca. Penyelenggaraan ini sesuai dengan kebijakan pemerintah dalam upaya percepatan penanggulangan virus corona,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
DPRD Gunungkidul mendukung revitalisasi 131 sekolah pada 2026. Dewan meminta kualitas bangunan dijaga dan mendorong penggunaan kayu jati warga.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 28 September 2026 lengkap 15 perjalanan dan tarif Rp8.000, dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur.
Cek jadwal KRL Solo-Jogja Senin 28 September 2026 dari Palur ke Jogja/Tugu, lengkap dengan waktu di setiap stasiun.
Sergey Lavrov menyerukan pembentukan Negara Palestina berdasarkan kerangka internasional dan resolusi PBB di Sidang Umum PBB.
John Herdman meminta pemain Timnas Indonesia menjaga “rumah” saat menghadapi Malaysia pada laga Grup A FIFA ASEAN Cup.
Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menyebut operasi di Papua berhasil merebut delapan pucuk senjata dari kelompok OPM.