Fenomena Api Seyegan Ternyata Bukan Gas Alam, Ahli Serahkan ke Polisi
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
TPR Pantai Samas yang tengah diperbaiki, Minggu (17/4/2022)./Harian Jogja-Catur Dwi Janati
Harianjogja.com, BANTUL--Pemkab Bantul mempercantik wajah tempat wisatanya guna menyambut datangnya wisatawan di libur Lebaran tahun ini.
Salah satu yang dilakukan oleh Pemkab adalah dengan merenovasi tempat pemungutan retribusi (TPR) Pantai Samas. Saat ada ledakan kunjungan wisatawan ke Pantai Samas, diharapkan keberadaan TPR yang baru tersebut bisa memberikan kesan lebih pada para mereka.
"Perawatan kan untuk memperindah. Ketika nanti liburan mudah-mudahan sudah tampak lebih baik lagi. Jadi orang yang berkunjung di Bantul merasa lebih ada merasa tersambut atau diperhatikan pemerintah daerah," kata Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul, Kwintarto Heru Prabowo, Minggu (17/6/2022).
BACA JUGA: Ngebut, Pelajar di Bawah Umur Tewas Tabrak Pohon di Jalan Samas
Dijelaskan Kwintarto memang ada beberapa cat, dan atap yang perlu direnovasi. "Ada beberapa yang diperbaiki, tapi itemnya apa saja, saya enggak hafal," tandasnya
Selama Lebaran sebelum pandemi, setidaknya 25%-30% wisatawan yang datang ke Bantul mengunjungi pantai di sisi sebelah barat Sungai Opak. "Kalau di [pantai wilayah] barat bisa sampai 4.000-5.000 orang," jelasnya.
Akan tetapi untuk wilayah timur, ketika terjadi ledakan wisatawan, jumlah kunjungan wisata bisa mencapai 28.000 orang.
Itulah sebabnya, dengan adanya perbaikan dan perawatan tersebut, diharapkan nantinya dapat berkesan baik bagi para wisawatan yang akan memasuki pantai wilayah barat via TPR Pantai Samas.
"Merasa saja kalau di situ sudah sampai di area wisata di kawasan selatan, penanda. Bahwa orang akan terkesan dan itu dilihat dari sisi perbaikan sarana dan prasarananya. Diharapkan menunjukan bahwa pemda serius untuk memperlakukan atau memyambut wisatawan itu dengan cara-cara yang smart dengan, cara-cara yang baik," tegasnya.
BACA JUGA: Warga Bantul Buat Kue Egg Roll dari Ubi Ungu
Potensi lonjakan wisatawan ke Bantul sejauh ini, kata Kwintarto memang belum terlihat di awal-awal Ramadan.
Berdasarkan catatan Kepala Subkoordinator Kelompok Substansi Promosi Kepariwisataan, Markus Purnomo Adi selama ramadan kunjungan wisata berangsur-angsur menurun. Pada akhir pekan 8-10 April jumlah wisatawan yang masuk hanya sebanyak 4.531 orang. Angka ini turun 64,5% dari akhir pekan sebelumnya.
Secara mingguan jumlah wisatawan dari 4-10 April hanya mencapai 8083 orang. "Turun 72,8 persen dibanding weekend yang lalu," ucap dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Fenomena api Seyegan Sleman dipastikan bukan berasal dari gas alam. Polisi kini menyelidiki penyebab kemunculan api yang terjadi 126 kali.
Harga Dexlite dan Pertamina Dex turun mulai Juli 2026. Simak perbandingan harga solar Indonesia dengan Malaysia, Thailand, dan Singapura.
Kejagung, kasus MBG, Makan Bergizi Gratis, Badan Gizi Nasional, BGN, LMI tersangka, korupsi MBG, Kejaksaan Agung, food tray, ompreng, SPPG, Jampidsus, tata kelo
Klaim The Simpsons memprediksi final Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Portugal ternyata hoaks yang kembali muncul di media sosial.
PT BPR Bank Bantul (Perseroda) menggelar Turnamen Tenis Meja antar Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat yang tergabung dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daera
Foto atau video terhapus dari HP Android dan iPhone belum tentu hilang permanen. Simak cara memulihkan file dengan mudah dan aman.