Advertisement

Arus Balik, 20.000 Orang Berangkat dari Terminal Giwangan

Yosef Leon
Minggu, 08 Mei 2022 - 17:07 WIB
Arief Junianto
Arus Balik, 20.000 Orang Berangkat dari Terminal Giwangan Pemudik tujuan Jakarta menunggu keberangkatan bus di terminal Giwangan pada arus balik Lebaran yang jatuh pada Minggu (8/5/2022). - Harian Jogja/Yosef Leon

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Puluhan ribu penumpang bertolak dari terminal Giwangan ke daerah masing-masing pada puncak arus balik Lebaran, Minggu (8/5/2022).
"Puncak arus balik terjadi dengan kisaran sebanyak 20.000 penumpang yang kita berangkatkan," kata Kepala UPT Terminal Giwangan, Bekti Zunanta seusai melepas penumpang yang ikut program mudik gratis.
Bekti menjelaskan, sehari sebelumnya yakni Sabtu (7/5/2022) ada sebanyak 17.000 penumpang yang berangkat dari terminal itu. Sebagian besar penumpang tersebut ikut serta dalam program mudik gratis yang diselenggarakan oleh berbagai pihak. 
"Kemarin [Sabtu] kami hitung sudah ada 17.000. Sebetulnya kemarin juga banyak mudik gratis tapi tidak ada seremonial," ungkapnya. 
Sejak H+3 Lebaran, pihaknya rata-rata telah memberangkatkan sebanyak 30-35 bus per hari dengan kisaran penumpang sejumlah 1.500 orang. Sementara penumpang yang datang jauh lebih sedikit. 
"Kalau yang datang ke Jogja memang lebih sedikit, puncak kedatangan hanya 11.000 penumpang pada 30 April lalu. Itu hanya sekitar 530 bis," kata Bekti. 
Di sisi lain, akibat padatnya arus lalu lintas di sejumlah titik juga membuat kedatangan sejumlah bus terlambat. Pihaknya harus memutar otak dan berkolaborasi dengan Organisasi Angkutan Darat (Organda) untuk mengoperasikan bis pariwisata. 
"Keterlambatan memang banyak karena di pansela [pantai selatan] arah Kebumen sampai Kulonprogo kan empat jam stagnan tidak bergerak, terus dari arah timur khususnya Solo sampai Jogja, kedatangan terlambat sampai empat jam," ujarnya. 
Bus pariwisata diperuntukkan bagi pemudik yang notabene punya jarak tempuh cukup dekat dari Jogja yaitu wilayah Surabaya, Purwokerto, Cilacap dan lainnya.
"Sampai sekarang saja masih ada yang terlambat. Makanya kami pakai bis pariwisata itu sekitar 60," jelas dia. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Dari Bidang Makanan sampai Kesehatan, 21 CEO Meraih Achievement Award

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

alt

3 Rekomendasi Glamcamp Seru di Jogja

Wisata
| Sabtu, 01 Oktober 2022, 17:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement