GKR Hemas: Daycare Wajib Berizin, Orang Tua Diminta Aktif Awasi
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Pengamatan visual dari kamera Babadan, menunjukkan luncuran awan panas pada Minggu (8/5/2022)./Istimewa-BPPTKG
Harianjogja.com, SLEMAN--Awan panas Gunung Merapi mengarah ke barat daya pada Minggu (8/5/2022) siang. Pada hari yang sama di waktu dini hari dan pagi hari, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat ada sembilan guguran lava.
Kepala BPPTKG, Hanik Humaida, menjelaskan awan panas teramati pada pukul 14.38 WIB. "Tercatat dengan magnitudo 40 milimeter dan durasi 165 detik," katanya.
BACA JUGA: Tawuran Antarkelompok, 2 Pria Tewas Ditusuk
Awan panas tersebut mengarah ke barat daya dengan jarak luncur sejauh 2 kilometer. Pada hari yang sama dalam periode pengamatan pukul 00.00 WIB-12.00 WIB, terpantau Gunung Merapi mengekuarkan sembilan guguran lava dengan jarak luncur maksimal 1,8 kilometer ke arah barat daya.
Sementara pada hari sebelumnya, Sabtu (7/5/2022) tidak teramati adanya awan panas. Pada hari itu hanya terpantau guguran lava sebanyak 10 kali ke arah barat daya, sejauh maksimal 2 kilometer. (Lugas Subarkah)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
GKR Hemas dsoroti daycare ilegal di Jogja, tekankan izin dan pengawasan usai kasus kekerasan anak.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling pada Selasa 11 Agustus 2026.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada Selasa (11/8/2026).
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 11 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.