Advertisement

Tak Ada SPP dan Pungutan Apapun, SD di Bantul Ini Cukup Terapkan Infak Seikhlasnya

Catur Dwi Janati
Rabu, 01 Juni 2022 - 16:57 WIB
Arief Junianto
Tak Ada SPP dan Pungutan Apapun, SD di Bantul Ini Cukup Terapkan Infak Seikhlasnya Ilustrasi SD. - Harian Jogja/Sirojul Khafid

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Siapa bilang di era digital dan serba modern ini, biaya sekolah ikut-ikutan mahal. Sekolah di Tegallayang, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Pandak ini misalnya.

SD Muhammadiyah Tegallayang 1 Caturharjo hingga masih menerapkan skema infak sebagai sumber pembiayaan sekolah. Murid-murid tidak dikenakan biaya khusus, melainkan diperkenankan membayar infak seikhlasnya.

"Enggak ada [promo potongan khusus], kami juga enggak ada SPP kok. Kan sekolah di perdesaan enggak ada pungutan-pungutan," ujar Kepala SD Muhammadiyah Tegallayang 1, Umi Salamah, Rabu (1/6).

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

BACA JUGA: Viral Pengunjung Gumuk Pasir Diminta Bayar Rp100.000, Bupati Perintahkan Investigasi

Selama sekolah di SD Muhammadiyah Tegallayang 1 siswa dibebaskan dari iuran sekolah atau SPP hanya ada infak itu pun sukarela. Biaya lainnya seperti daftar ulang pun tidak ada di SD Muhammadiyah Tegallayang 1. "Tidak ada [biaya], hanya infak sukarela. Daftar ulang tidak, seragam juga mereka beli sendiri," terangnya.

Infak yang ada menurut Umi sedikit membantu sekolah. "Memang dari kebijakan SD sendiri, kan di sekitarnya banyak SD negeri. Kalau banyak pungutan, nanti enggak dapat murid," kata dia.

Setiap tahunnya, jumlah calon peserta didik yang mendaftar ke SD Muhammadiyah Tegallayang 1 beragam. Tahun lalu dari kuota 28 siswa, baru terisi 23 anak saja. Namun di tahun yang lain, jumlah pendaftar membeludak dari kuota sampai sekolah membuka kelas paralel menjadi dua kelas.

Pada tahun ini , sejumlah wali murid disebutkan Umi sudah ancang-ancang hendak mendaftarkan anaknya ke SD Muhammadiyah Tegallayang 1. Dia berharap tahun ini jumlah pendaftar bisa mencapai dua kelas. "Sekitar 20 orang sudah nitip-nitip akta," ucap dia.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Kamis, 29 September 2022

News
| Kamis, 29 September 2022, 07:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement