Perketat Pengawasan Hewan Kurban, Gunungkidul Kerahkan 120 Petugas
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
Foto ilustrasi. /Antaranews
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Proses pembangunan jalur alternatif Sleman-Gunungkidul masih terus dikerjakan hingga sekarang. Direncanakan di 2023, jalur ini sudah tersambung mulai perbatasan Sleman di Dusun Gembyong, Ngoro-oro, Patuk sampai Gading di Kalurahan Playen.
Kepala Bidang Bina Marga, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul, Wadiyana mengatakan, pembangunan jalur alternatif Sleman-Gunungkidul sudah dimulai sejak beberapa tahun yang lalu. Meski demikian, untuk ruas di Gunungkidul belum bisa tersambung secara menyeluruh.
Hal ini dikarenakan masih ada ruas dari Dusun Tawang, Kalurahan Ngoro-oro hingga Kalurahan Ngalang, Gedangsari yang belum tersambung. “Tahun ini pembangunan untuk satu ruas, tapi belum selesai. Sebab, masih ada dua ruas yang masih belum dikerjakan,” kata Wadiyana, Rabu (13/7/2022).
BACA JUGA: Tak Punya Murid Baru, SD di Gunungkidul Ini Bakal Ditutup
Meski demikian, ia mengakui untuk pembangunan bukan menjadi kewenangan Pemkab Gunungkidul. Pasalnya, program ditangani langsung oleh Pemerintah DIY. “Harapannya bisa selesai karena jalur alternative ini bisa menjadi salah satu upaya memecah kepadatan kendaraan di jalur utama Jogja-Wonosari,” ungkapnya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan, Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi Sumber Daya Mineral (DPUP-ESDM) DIY, Andi Kurniawan Dharma. Menurut dia, ruas yang dibangun tahun ini di segmen empat yang mengububungkan Ngalang dengan Bobung. Total anggaran yang dibutuhkan mencapai sekitar Rp77,3 miliar.
“Masih proses dan jalan yang dibangun sepanjang 3,4 kilometer,” kata Andi.
Menurut dia, masih ada dua ruas yang belum dibangun, yakni meliputi Kedungkandang-Kepil dan Kepil-Bobung. Diperkirakan untuk menyelesaikan ruas ini membutuhkan biaya sekitar Rp100 miliar. “Ini baru menyelesaikan ruas di Gunungkidul dan belum yang di Sleman,” katanya.
Andi menargetkan di tahun depan, kedua ruas sudah bisa dibangun sehingga pengerjaan jalur alternatif di Gunungkidul dapat diselesaikan di tahun depan. “Kami mulai ajukan anggaran untuk pembangunan di tahun depan. Mudah-mudahan bisa direalisasikan,” ungkapnya.
Dia menambahkan, ruas dari Tawang-Ngalang terdapat lima jembatan ayang dibangun. Hingga sekarang sudah dua jembatan yang terbangun dan tahun ini ada satu jembatan yang dikerjakan. “Masih kurang dua dan rencananya diselesaikan bersama-sama dengan dua ruas jalur yang belum dibangun,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BNNP DIY mengungkap modus sabu disembunyikan dalam speaker di Bantul. Seorang mahasiswa ditangkap bersama sabu dan tembakau sintetis
Puan Maharani menyebut kehadiran Prabowo di DPR untuk menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 menjadi momentum strategis nasional
BPA Fair Kejaksaan Agung menjual Harley Davidson, BMW, hingga Mercedes hasil rampasan korupsi dengan kenaikan lelang Rp1,65 miliar.
Kemhan siapkan Bandara Kertajati menjadi pusat MRO pesawat Hercules Asia untuk memperkuat industri pertahanan Indonesia
Prabowo ungkap alasan turun langsung menyampaikan KEM-PPKF RAPBN 2027 di DPR di tengah tantangan geopolitik dan ekonomi global.