Advertisement

Liga Tinggal Menghitung Hari, Ini Pernyataan Sikap Klub, Panpel, dan Suporter DIY

Anisatul Umah
Kamis, 21 Juli 2022 - 18:07 WIB
Arief Junianto
Liga Tinggal Menghitung Hari, Ini Pernyataan Sikap Klub, Panpel, dan Suporter DIY Perwakilan manajemen klub, suporter dan panpel berfoto bersama seusai pernyataan sikap di Mapolda DIY, Kamis (21/7/2022). - Harian Jogja/Anisatul Umah

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN -- BRI Liga 1 musim 2022-2023 segera kick off mulai Sabtu (23/7/2022). Menyambut digelarnya kompetisi tersebut, pihak klub dan suporter bersepakat untuk menjaga suasana agar tetap kondusif selama digelarnya kompetisi.

Hal itulah yang dilakukan oleh manajemen dua klub DIY, PSIM Jogja dan PSS Sleman beserta panitia pelaksana dan suporter kedua tim, di Mapolda DIY, Kamis (21/7/2022).

BACA JUGA: Membangun Literasi untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Sleman

Diketahui, PSS Sleman akan berlaga di BRI Liga 1, sedangkan PSIM akan berlaga di kasta kedua. Kedua tim memang dikenal memiliki basis fan yang besar dan fanatik. 

Wakapolda DIY Brigjen Pol. R. Slamet Santoso mengatakan kompetisi yang sudah dibangun sejak awal hingga mengantarkan PSS Sleman dan PSIM Jogja di Liga 1 dan Liga 2. Jangan sampai ternodai karena ulah suporter atau pihak lainnya. Melalui pernyataan sikap ini diharapkan pertandingan bisa berjalan dengan baik.

"Saya berharap pelaksanaan Liga 1 dan Liga 2 ini harus dikelola secara sungguh-sungguh agar bisa dijadikan gambaran pada pelaksanaan pengamanan sepakbola yang akan dihadapi kedepan," ucapnya dalam konferensi pers, Kamis.

Penandatanganan komitmen tersebut, kata dia, bisa menjadi contoh bagi tim dan suporter lain di Indonesia untuk sama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Jogja.

BACA JUGA: Cerita Wisudawan UGM yang Meninggal Sebelum Diwisuda, Akhirnya Diwakili Ayah & Ibu

Menurutnya event apapun, baik musik maupun olahraga akan memberikan dampak perekonomian di Jogja apabila berlangsung dengan aman dan tertib.

"Pada saat menjamu tim-tim lain, kita tunjukkan inilah Jogja, aman, lancar, tertib. Kalau misal kalah jangan ngresulo [mengeluh], kalau menang jangan jemawa. Enggak perlu merusak stadion," ucapnya.

Advertisement

Lebih lanjut dia meminta kepada panitia pelaksana hingga suporter baik PSS Sleman dan PSIM Jogja untuk menjaga keamanan dan ketertiban. "Dibikin yang kompak-kompak saja, yang enak-enak saja," pintanya.

Pembacaan sikap disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PSIM Jogja, Wendy Umar, mewakili manajer klub, panitia pelaksana, dan suporter. Salah satunya berisi bahwa manajer klub, panitia pelaksana, dan ketua suporter akan menjunjung tinggi sportivitas olahraga sepakbola Liga 1 dan 2 di DIY.  

Selain itu koordinasi juga akan selalu dilakukan bersama dengan aparat keamanan demi tercapainya pertandingan yang aman dan lancar. 

Advertisement

Manajemen klub, panitia pelaksana, dan ketua suporter juga diminta menaati aturan PSSI terkait dengan kapasitas stadion selama masa PPKM di wilayah DIY.

Sementara pernyataan sikap dari suporter akan selalu mentaati peraturan lalu lintas, tidak akan melakukan hal-hal yang mengganggu jalannya pertandingan, turut serta menjaga keamanan dan ketertiban.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

TRAGEDI KANJURUHAN: Lakukan Investigasi Kapolri Dalami Prosedur Pemakaian Gas Air Mata

News
| Minggu, 02 Oktober 2022, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Perhatian! Sewa Jip di Tebing Breksi Bakal Naik Rp50.000 Mulai 1 November 2022

Wisata
| Minggu, 02 Oktober 2022, 18:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement