Advertisement

Kasus Covid-19 di DIY Naik, Bagaimana Nasib Sekolah Tatap Muka?

Sunartono
Jum'at, 22 Juli 2022 - 21:27 WIB
Bhekti Suryani
Kasus Covid-19 di DIY Naik, Bagaimana Nasib Sekolah Tatap Muka? Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Disdikpora DIY menegaskan sekolah tatap muka tetap dilanjutkan meski kasus Covid-19 saat ini merangkak naik. Upaya booster bagi pelajar saat ini terus diupayakan.

Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya mengakui memang ada beberapa siswa dari jenjang SMA/SMK di DIY yang terinfeksi, namun data validnya sedang dikumpulkan dari sekolah-sekolah. Namun ia menegaskan pembelajaran tatap muka tetap dilanjutkan.

"Kalau kena [terinfeksi] seperti prosedur lama artinya tetap harus di rumah dulu jangan masuk dulu. PTM kita upayakan tetap jalan," katanya Jumat (22/7/2022).

Jawatannya akan terus memantau jika ada sekolah yang siswa atau guru ada yang terinfeksi Covid-19. Langkah yang diambil dengan mempertimbangkan tingkat risiko penularan di sekolah tersebut terutama dampaknya kepada siswa seberapa parah. Karena dalam beberapa kasus seringkali para pelajar yang terinfeksi tidak merasakan gejala dan mereka tampak sehat-sehat saja.

"Iya kami terus memantau itu. Nanti langkah berikutnya hasil koordinasi. Kami mempertimbangkan tingkat risiko penyebaran, apakah kemudian dampak kepada anak-anak mereka hanya seperti tidak bergejala atau tidak, [kebijakan] kami akan mengikuti [kondisi] itu," katanya.

BACA JUGA: KORUPSI PERIZINAN: Haryadi Suyuti Diberi Sepeda Seharga Puluhan Juta dari Pengusaha

Didik mengimbau kepada sekolah dan sistemnya untuk tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Sejumlah fasilitas untuk prokes seperti tempat cuci tangan, pengukur suhu hingga stok masker harus disiapkan di sekolah.

"Kami mengimbau ketika PTM protokol kesehatan tetap harus diterapkan artinya mereka tetap harus bermasker dan segala macam. Sama seperti menerapkan prokes pada masa dulu Covid-19 sempat dilaksanakan," ucapnya.

Selain itu Disdikpora DIY terus mengupayakan pemberian booster kepada para pelajar. Harapannya melalui booster, meskipun terinfeksi namun tidak parah. Sedangkan untuk guru dan tenaga kependidikan seluruh DIY dipastikan telah mendapatkan booster.

"Kami akan bekerja sama dengan Dinkes dan pihak lain untuk menggelar booster ini, sedang kami siapkan penjadwalannya," ucap dia.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Senin, 3 Oktober 2022

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 08:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement