91 Anak Gunungkidul Daftar Sekolah Rakyat, Pengumuman 30 Juni
Sebanyak 91 anak Gunungkidul mendaftar Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026-2027. Hasil seleksi calon siswa diumumkan pada 30 Juni 2026.
Petugas Polsek Paliyan meninjau lokasi kecelakaan tunggal di ruas jalan Wonosari-Paliyan di Dusun Watu Gilang B, Mulusan, Paliyan. Senin (25/7/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Sebuah pikap menabrak pohon di ruas jalan Paliyan-Wonosari, tepatnya di Dusun Watu Gilang B, Mulusan, Kapanewon Paliyan, Senin (25/7/2022) sekitar pukul 08.00 WIB.
Akibatnya, seorang penumpang dilaporkan meninggal dunia, sementara sopir mengalami luka parah dan kini dalam kondisi kritis.
Peristiwa nahas ini bermula saat pikap Suzuki Carry AD 9788 RM yang dikendarai Erda asal Dusun Jamburejo, Sodo Paliyan melaju ke arah Wonosari. Di dalam pikap ini ada satu penumpang atas nama Sutikno asal Dusun Sidorejo, Sodo, Paliyan.
Mobil berwarna hitam ini melaju dengan kencang. Setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba pikap kehilangan kendali dan melaju ke kanan hingga akhirnya menambrak pohon kenanga di pinggir jalan.
Kapolsek Paliyan, AKP Solechan mengatakan, upaya penyelidikan terus dilakukan karena tidak ada yang tahu persis penyebab kecelakaan. Saksi mata hanya mengetahui jika pikap secara tiba-tiba melaju semakin menengah hingga akhirnya menabrak pohon.
“Penyebabnya belum pasti, masih didalami, termasuk mendalami potensi sopir sedang mengantuk. Untuk kondisi jalannya rata dan lurus,” kata Solechan kepada wartawan, Senin siang.
Akibat tabrakan ini, bagian depan pikap ringsek. Adapun kedua orang di dalamnya mengalami luka serius.
“Dugaan awal pikap melaju kencang karena bagian depan ringsek. Untuk mengeluarkan keduanya, warga terpaksa menarik bagian depan mobil sehingga ada ruang guna mengeluarkan korban,” katanya.
Setelah berhasil dievakuasi, kedua korban langsung dibawa ke rumah sakit. Nahasnya, penumpang atas nama Sutikno meninggal dunia pada saat dirawat di rumah sakit karena luka serius di bagian dada dan kepala.
Adapun sopir juga mengalami luka serius di bagian kepala hingga harus dilakukan operasi. “Kondisinya masih kritis dan masih dalam penanganan tim medis,” katanya.
Mantan Kapolsek Gedangsari ini menambahkan, kasus laka tunggal ini dilimpahkan ke Unit Penegakkan Hukum, Polres Gunungkidul.
Untuk itu, Solechan juga berharap kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati dan selalu mematuhi rambu-rambu lalu lintas.
“Selain korban jiwa, kerugian materi akibat peristiwa ini mencapai Rp15 juta,” katanya.
Sementara itu, Kepala Unit Gakkum Polres Gunungkidul, Iptu Darmadi mengatakan kasus laka tunggal tersebut kini sedang dalam penyelidikan dan barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Gunungkidu. "Sudah kami bawa [pikap] menggunakan derek yang kami miliki," katanya.
Dia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama dan seluruh masyarakat diminta terus berhati-hati saat berkendara di jalanan.
"Ingat kecelakaan tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi orang lain. jadi, terus patuhi aturan dalam berlalu lintas dan jangan lupa menggunakan pengaman seperti helm atau sabuk pengaman," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 91 anak Gunungkidul mendaftar Sekolah Rakyat tahun ajaran 2026-2027. Hasil seleksi calon siswa diumumkan pada 30 Juni 2026.
Prediksi Bosnia vs Qatar di Piala Dunia 2026, lengkap susunan pemain dan peluang kedua tim meraih kemenangan pertama.
Xiaomi rilis Redmi 17C di China dengan RAM 4GB, harga Rp2 jutaan. Simak spesifikasi lengkap dan fitur unggulannya.
UAJY Luncurkan BESTARI SAINTEK Living Lab Sungai Jogja, Perkuat Riset dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan
Kasus daycare Little Aresha Jogja segera disidangkan, libatkan 13 tersangka dan 103 korban. Jaksa siapkan dakwaan.
Chapter Jogja Art Fair 2026 Tutup dengan Antusiasme Tinggi, Perluas Ruang Pertemuan Seniman dan Kolektor