Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Beberapa karangan bunga diletakkan di halaman SMAN 1 Banguntapan, Senin (8/8/2022)./Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Pasca-menjadi sorotan masyarakat karena dugaan pemaksaan pemakaian jilbab kepada salah satu siswinya yang berbuntut penonaktifan beberapa guru dan kepala sekolah, SMAN 1 Banguntapan mendapat sejumlah karangan bunga tanda dukungan dari alumni.
Dari pantauan Harianjogja.com, setidaknya ada tujuh karangan bunga yang diterima sekolah, diletakkan di halaman sekolah. Dari keterangan di papannya, karangan bunga tersebut semuanya datang dari para alumni SMAN 1 Banguntapan.
Sayangnya ketika didatangi wartawan, tidak ada perwakilan dari sekolah yang bisa diwawancarai. Salah satu petugas keamanan SMAN 1 Banguntapan, Marno, mengatakan beberapa karangan bunga tersebut datang bersamaan pada Senin (8/8/2022) pagi. “Datang jam 09.00, pakai satu pikap,” ujarnya singkat.
Setidaknya ada tiga Angkatan alumni yang tertulis dalam karangan bunga tersebut, yakni 1999, 1996 dan 2004. Salah satu karangan bunga bertuliskan ‘Teruntuk guru dan kepala sekolah terima kasih sudah menjadikan kami generasi 2000an yang mengerti norma, tetap cinta SMAN 1 Banguntapan, tetap jaya SMAN 1 Banguntapan. By Alumni 99’.
Ada pula yang memberi motivasi kepada siswa SMAN 1 Banguntapan, yang berbunyi ‘Buat adik-adikku se-almamater, tetap semangat menimba ilmu, tetap berprestasi seperti rekan kalian yang menjadi perwakilan SMABA di olimpiade sains tahun ini, buat bangga orang tua dan guru. Dari kami Angkatan 1996’.
BACA JUGA: Pengamat Sarankan Ganjar Pranowo Jadi Timses Puan di Pilpres 2024
Ada pula ucapan yang berbentuk pantun, bunyinya ‘Memancing ikan lauhan ternyata dapat ikan hiu, SMAN 1 Banguntapan I Love You. SMAN 1 Bantuntapan Jaya. Salam hormat dan rindu untuk Bapak Ibu Guru. By alumni lulusan 2004’.
Seperti diketahui kasus dugaan intoleransi pemaksaan jilbab di SMAN Banguntapan mencuat beberapa waktu lalu sehingga membuat Gubernur DIY Sri Sultan HB X murkan dan berbuntut penonaktifan tiga guru dan kepala sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Arsenal juara Liga Inggris 2026 setelah Manchester City ditahan Bournemouth 1-1. The Gunners akhiri penantian gelar selama 22 tahun.
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Patuk. Cek jadwal SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, hingga layanan Satpas terbaru.
Bantul siapkan guru SD hadapi Bahasa Inggris wajib 2027. Pelatihan dan komunitas belajar mulai dibentuk.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.