Advertisement

Patung Kendang di Gunungkidul Dipindah

David Kurniawan
Minggu, 18 September 2022 - 19:37 WIB
Jumali
Patung Kendang di Gunungkidul Dipindah Patung kendang yang selama ini menjadi ikon masuk Kota Wonosari akan dipindah ke pasar di Kalurahan Playen di Kapanewon Playen. - Harian Jogja/ David Kurniawan

Advertisement

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul akan memindahkan patung kendang di bundaran Siyono, Logandeng, Playen ke depan pasar Sumber Rejeki di Kalurahan Playen. Pemindahan ini bagian dari pergantian ikon di Kota Wonosari menjadi tugu tobong.

Kepala DPUPRKP Gunungkidul, Irawan Jatmiko mengatakan, pagu anggaran penataan wajah kota tahap I dialokasikan sebesar Rp9,4 miliar. Proses sudah memasuki tahap lelang dan telah ditunjuk rekanan yang akan mengerjakan proyek ini.

Menurutnya, salah satu pengerjaan yang dilakukan adalah mengganti patung ikon masuk Kota Wonosari di Bundaran Siyono. Rencananya patung kendang yang ada diganti dengan tobong gamping.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Meski demikian, Irawan memastikan pergantian tak serta merta menghilangkan ikon yang lama. Ia berdalih patung kendang akan dipindah di depan pasar desa di Kalurahan Playen.

“Lokasinya juga masih berada di Jalan Manthous,” kata Irawan, Minggu (18/9/2022).

Ia menambahkan, meski pengerjaan sekarang belum dimulai sudah melakukan beberapa kajian. Selain rencana pemindahan patung kendang, juga ada kajian terkait dengan kelancaran program penataan.

Irawan memastikan dalam pengerjaan tiang dan kabel PLN tidak akan terganggu. Namun demikian, akan ada proses merapikan jaringan telekomunikasi yang menggunakan kabel fiber optik.

Selain itu, juga ada penataan terhadap jaringan instalasi pipa PDAM Tirta Handayani. Rencananya pipa-pipa ini dipasang di depan jalur pedestrian.

“Penerangan jalan umum [PJU] dan rambu-rambu lalu lintas akan dipindah ke belakan jalur pedestrian. Rencananya juga ada pemangkasan sejumlah pohon untuk proses penataan,” katanya.

Advertisement

Lurah Playen, Surahno mengatakan, pemindahan patung kendang telah dikoordinasikan dengan pemerintah kalurahan. Secara prinsip, ia tidak mempermasalahkan terkait dengan pemindahan tersebut karena nantinya bisa menjadi ikon di pasar.

“Harapannya bisa membantu untuk meramaikan pasar yang sekarang masih dalam proses pembangunan,” katanya.

Dia menjelaskan, pembangunan pasar desa diperkirakan menghabiskan anggaran Rp8 miliar. Meski demikian, Surahno memastikan pihak kalurahan tidak mengeluarkan uang sepeser pun karena pengerjaan ditanggung oleh pihak ketiga.

Advertisement

Rencananya kerja sama dengan pihak ketiga berlangsung selama 20 tahun dan setelah itu aset sepenuhnya menjadi milik kalurahan. “Selama masa kerja sama, pendapatan dalam pengelolaan akan dibagi. Investor mendapatkan 60% sedangkan pihak kalurahan yang mengelola mendapatakan sebesar 40% dari pemasukan,” katanya

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

BKKBN DIY Gelar Wisuda Ratusan Lansia

Jogjapolitan | 1 hour ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

KPK Panggil Zumi Zola Terkait Dugaan Suap Pengesahan RAPBD Provinsi Jambi

News
| Selasa, 27 September 2022, 21:37 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement