Long Weekend Bikin Hotel di Bantul Penuh, Okupansi Capai 70 Persen
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Laksmi Pratiwi./Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA — Pengajuan kawasan Sumbu Filosofi ke Unesco kini memasuki tahapan pembuatan laporan tinjauan setelah tim penilai independen International Council on Monuments and Sites (Icomos) berkunjung ke Jogja selama beberapa hari untuk mengecek secara langsung kesesuaian fakta yang diajukan.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Laksmi Pratiwi mengatakan, dalam tahap penilaian itu perwakilan Icomos melakukan tahapan Technical Evaluation Mission yang menilai dua hal meliputi dokumen dossier dan management plan. Icomos beberapa waktu yang lalu diwakili oleh seorang evaluator berkunjung ke Jogja selama tiga hari dan satu hari di Jakarta.
"Mereka akan membuat laporan dan memberikan rekomendasi ke Unesco dan setelahnya Unesco akan feedback kembali ke kami. Mungkin sekitar November dan Desem kami akan segera dapat kabar," kata Dian, Jumat (30/9/2022).
Menurut Dian, kunjungan evaluator dari Icomos beberapa waktu lalu menilai beberapa atribut yang ada di sepanjang kawasan Sumbu Filosofi misalnya saja kawasan Tugu, Malioboro, Margo Utomo, Margomulyo, Pangurakan, Kraton, kemudian sampai Panggung Krapyak. Pihaknya juga masih diharuskan untuk melengkapi beberapa dokumen untuk tahapan penilaian.
"Penilaian yang kemarin sudah diceklis semua, dan memang ada beberapa dokumen yang akan masih kami penuhi. Mereka datang untuk cek kesesuaian yang ada di dossier dan fakta di lapangan. Misalnya dari segi otentisitasnya, integritinya, dan lembaga pengelola, kesiapan masyarakat dan lain-lain," jelas Dian.
BACA JUGA: UMKM Didorong Miliki Produk Penuhi Standar SNI
Dian menambahkan, pengajuan Sumbu Filosofi untuk ditetapkan menjadi warisan budaya dunia masih harus melalui tahapan yang panjang. Setelah pengajuan laporan oleh Icomos ke Unesco, nantinya muncul rekomendasi untuk memperbaiki atau memperjelas sejumlah atribut yang telah dinilai itu.
"Prosesnya masih ada beberapa tahapan. Jadi ini masih penilaian, setelahnya rekomendasi keluar apakah ada yang perlu diperbaiki atau diperjelas, kemudian baru akan diputuskan atau apapun ya rekomendasinya nanti, baru kita akan maju sidang penetapan," kata Dian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Libur panjang mendongkrak wisata Bantul. Sebanyak 35.011 wisatawan berkunjung dengan retribusi mencapai Rp506,3 juta.
Fabio Di Giannantonio juara MotoGP Catalunya 2026 usai balapan penuh drama. VR46 kian kuat, peluang juara dunia terbuka.
BI-Rate naik 5,25%. Ekonom nilai langkah tepat, rupiah diprediksi menguat ke Rp16.800 per dolar AS.
Prabowo ungkap kerugian ekspor RI capai Rp15.400 triliun akibat praktik curang seperti under-invoicing dan manipulasi data.
Minum susu sebelum tidur punya manfaat untuk relaksasi, tapi bisa picu asam lambung dan kembung pada sebagian orang.
BBGRM Kulonprogo 2026 berakhir, swadaya warga tembus Rp16,6 miliar. Infrastruktur dan pemberdayaan jadi fokus utama.