WFH Tak Harus 50 Persen, Pemda DIY Sesuaikan Kebutuhan OPD
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Ilustrasi./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN — Memasuki musim hujan yang disertai dengan cuaca ekstrem beberapa waktu terakhir, masyarakat diimbau tidak menutup saluran drainase yang bisa menyebabkan limpasan air di saat hujan deras.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Taufiq Wahyudi menjelaskan penutupan aluran drainase sembarangan dapat menyebabkan air yang semestinya masuk ke saluran jadi meluap ke jalan.
Selain itu, saluran drainase yang tertutup juga membuat tumpukan sampah di dalamnya sulit dibersihkan sehingga menghambat aliran. “Saluran yang tidak ada manhole-nya yang kemudian buntet ini kan airnya jadi melimpas ke jalan,” ujarnya, Selasa (25/10/2022).
Warga yang menutup drainase tanpa izin menurutnya banyak yang tidak tahu bagaimana idealnya penutupan drainase. Penutupan drainase yang ideal adalah dengan memberi manhole yang berjarak setiap tiga meter. “Di Sleman banyak yang belum menerapkan itu,” katanya.
BACA JUGA: Percepat Pertumbuhan Ekonomi Warga Sleman lewat KSCT
Kesadaran masyarakat terkait hal ini menurutnya masih minim. Banyak mereka yang menutup saluran drainase tanpa mengajukan izin terlebih dahulu. “Padahal sosialisasi selalu dilakukan di Panewu dan Kalurahan yang diteruskan ke kepala dukuh dan warga,” ucap dia.
DPUPKP Sleman akan memberi peringatan kepada warga yang menutup saluran drainase tanpa izin. Namun, jika sudah terlampau ekstrem, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk memberi sanksi tegas.
Hal ini sebelumnya pernah dilakukan pada warga yang menutup saluran drainase tanpa izin menggunakan corblok, beberapa waktu lalu. Orang tersebut juga menyalahi batas maksimal tanpa manhole sepanjang 25 meter.
Selain memberi peringatan dan sanksi, pihaknya juga berharap antara warga, ketua RT, ketua RW, kepala dukuh dan seterusnya bisa saling mengingatkan. Jika terjadi penutupan yang tidak sesuai ketentuan, jangan ragu untuk memberi teguran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WFH ASN Pemda DIY memasuki pekan kedua. Skema fleksibel disesuaikan kebutuhan OPD, disertai kebijakan car free day tiap Jumat.
Perkuat Sinergi untuk Pendidikan Unggul dan Bisnis Berkelanjutan Melalui Kepedulian Sosial dan Kebersamaan
Prabowo Subianto dan PM India Narendra Modi disambut ratusan pelajar dan warga di Sleman saat menuju Candi Prambanan, Rabu.
BRIN menargetkan Satelit NEO-1 meluncur Januari 2027. Satelit observasi bumi ini memiliki TKDN 65% dan mendukung pemetaan hingga mitigasi bencana.
BKKBN menyebut mayoritas generasi muda Indonesia tetap ingin menikah dan memiliki anak, meski terkendala faktor ekonomi dan perumahan.
Pertamina Patra Niaga memberhentikan awak mobil tangki BBM yang viral merokok saat bertugas karena melanggar prosedur keselamatan HSSE.