Advertisement

Hujan Deras, Warga Diminta Tak Tutup Saluran Drainase Sembarangan

Lugas Subarkah
Selasa, 25 Oktober 2022 - 18:57 WIB
Arief Junianto
Hujan Deras, Warga Diminta Tak Tutup Saluran Drainase Sembarangan Ilustrasi. - Harian Jogja/Desi Suryanto

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Memasuki musim hujan yang disertai dengan cuaca ekstrem beberapa waktu terakhir, masyarakat diimbau tidak menutup saluran drainase yang bisa menyebabkan limpasan air di saat hujan deras.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Sleman, Taufiq Wahyudi menjelaskan penutupan aluran drainase sembarangan dapat menyebabkan air yang semestinya masuk ke saluran jadi meluap ke jalan.

Advertisement

PROMOTED:  5 Mitos dan Fakta Kesehatan Anak ala Tokopedia Parents

Selain itu, saluran drainase yang tertutup juga membuat tumpukan sampah di dalamnya sulit dibersihkan sehingga menghambat aliran. “Saluran yang tidak ada manhole-nya yang kemudian buntet ini kan airnya jadi melimpas ke jalan,” ujarnya, Selasa (25/10/2022).

Warga yang menutup drainase tanpa izin menurutnya banyak yang tidak tahu bagaimana idealnya penutupan drainase. Penutupan drainase yang ideal adalah dengan memberi manhole yang berjarak setiap tiga meter. “Di Sleman banyak yang belum menerapkan itu,” katanya.

BACA JUGA: Percepat Pertumbuhan Ekonomi Warga Sleman lewat KSCT

Kesadaran masyarakat terkait hal ini menurutnya masih minim. Banyak mereka yang menutup saluran drainase tanpa mengajukan izin terlebih dahulu. “Padahal sosialisasi selalu dilakukan di Panewu dan Kalurahan yang diteruskan ke kepala dukuh dan warga,” ucap dia.

DPUPKP Sleman akan memberi peringatan kepada warga yang menutup saluran drainase tanpa izin. Namun, jika sudah terlampau ekstrem, pihaknya akan berkoordinasi dengan Satpol PP untuk memberi sanksi tegas.

Hal ini sebelumnya pernah dilakukan pada warga yang menutup saluran drainase tanpa izin menggunakan corblok, beberapa waktu lalu. Orang tersebut juga menyalahi batas maksimal tanpa manhole sepanjang 25 meter.

Advertisement

Selain memberi peringatan dan sanksi, pihaknya juga berharap antara warga, ketua RT, ketua RW, kepala dukuh dan seterusnya bisa saling mengingatkan. Jika terjadi penutupan yang tidak sesuai ketentuan, jangan ragu untuk memberi teguran.

PROMOTED:  Kisah Dua Brand Kecantikan Lokal Raup Untung dari Tokopedia: Duvaderm dan Guele

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Piala Dunia 2022

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Kemenkes Buka Lowongan 88.370 PPPK Tenaga Kesehatan

News
| Minggu, 27 November 2022, 03:37 WIB

Advertisement

alt

Unik! Hindari Bajak Laut, Rumah di Pulau Ini Dibangun di Bawah Batu Raksasa

Wisata
| Sabtu, 26 November 2022, 17:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement