Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Kadin Bantul Nilai Positif bagi Dunia Usaha
Kadin Bantul menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berdampak positif bagi dunia usaha, didukung digitalisasi UMKM dan program KUR.
Siswa SMKN 1 Pandak saat belajar menanam bawang merah di lahan pasir pesiri pantai selatan Bantul, beberapa waktu lalu./Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL — Para petani saat ini tidak perlu lagi repot-repot seharian di sawah untuk menyiram tanaman. Pasalnya, penyiraman tanaman dengan sistem kabut saat ini bisa dikendalikan melalui telepon selular atau ponsel. Aplikasi penyiraman melalui ponsel ini cocok bagi para petani milenial.
Anggota Kelompok Tani Lahan Pasir Manunggal, Kalurahan Srigading, Kapanewon Sewon, Bantul, Edi dalam dalam kegiatan teaching factory yang merupakan salah satu kurikulum pembelajaran di SMKN 1 Pandak.
Dalam kegiatan tersebut para siswa SMKN 1 Pandak belajar cara menanam bawang merah sekaligus mengolah lahan untuk bawang merah.
Pria yang akrab disapa Mbah Edi ini mencoba memberikan pembelajaran atau ilmu pengetahuan terkait dengan penanaman bibit bawang merah di lahan pasir.
BACA JUGA: Warga Bantul! Vaksinasi Covid-19 Segera Dimulai Lagi
Selain itu pihaknya juga mengajarkan bagaimana mempersiapkan lahan sebelum ditanami bawang merah, kemudian nantinya proses pemupukan hingga pemberantasan hama serta proses panen bawang merah.
“Terpenting lagi adalah penggunaan teknologi pertanian untuk mempermudah petani dalam merawat tanaman tanpa mengeluarkan biaya yang tinggi. Dengan teknologi pekerjaan yang ada di lahan pertanian bisa dikerjakan dari rumah,” kata Edi, Kamis (10/11/2022).
Teknologi tersebut adalah penggunaan irigasi atau penyiraman dengan sistem kabut yang bisa dikendalikan dari rumah dengan menggunakan aplikasi pada gawai yang dimiliki oleh petani. “Jadi kalau petani akan menyiram maka cukup menekan tombol yang ada di aplikasi maka air irigasi sudah bisa bekerja sendiri dengan waktu yang bisa disesuaikan sesuai keinginan petani,” ujar dia.
Dengan adanya teknologi tersebut saat ini petani dipermudah sehingga pertanian bisa dilakukan oleh semua kalangan, terlebih lagi anak-anak muda. Tidak perlu lagi ke sawah seharian karena beberapa bisa dikendalikan melalui gadget dari rumah.
Ketua Program Keahlian Agrobisnis Tanaman, SMKN 1 Pandak, Dewi Setyo Astuti mengatakan teaching factory kerja sama antara SMKN 1 Pandak dengan Kelompok Tani Lahan Pasir Manunggal yang bisa mewakili industri pertanian sejalan dengan produk unggulan adalah bawang merah sehingga sesuai dengan industri yang melaksanakan budi daya bawang merah.
“Jadi teaching factory ini menyinkronkan antara pembelajaran yang ada di sekolah dengan industri,” katanya.
Dikatakan Dewi, kelompok tani selama ini juga memberikan pelajaran sebagai guru tamu, termasuk Mbah Edi bagian dari guru tamu di SMKN 1 Pandak.
Dia berharap dengan program teaching factory yang dilaksanakan oleh siswa jurusan agrobisnis tanaman pangan holtikultura nantinya siswa-siswa akan dilibatkan dalam proses penyiapan lahan, penanaman bibit bawang merah hingga proses pemasaran ketika sudah panen. “Pokoknya dari awal sampai pemasarannya, siswa-siswa ini diajari semuanya,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kadin Bantul menilai dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran berdampak positif bagi dunia usaha, didukung digitalisasi UMKM dan program KUR.
RAPBD DIY 2027 mengalokasikan 40,14% belanja untuk pendidikan. DPRD menyoroti penurunan bantuan keuangan hingga 33,65%.
Pengacara Irjen Ahrie Sonta memastikan kliennya kooperatif dalam kasus dugaan penyadapan Presiden yang turut menyeret eks Kapolri Listyo Sigit.
Demo di Prancis menuntut kenaikan upah dan menolak biaya hidup tinggi. Sebanyak 448 orang ditangkap dan 53 polisi terluka.
Rakernas SPS 2026 menghasilkan enam rekomendasi strategis, termasuk penetapan Lampung sebagai tuan rumah Kongres SPS pada Juni 2027.
BPS DIY mencatat pekerja informal mencapai 55,14% pada Agustus 2026, naik 1,17 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.