Advertisement
Pancaroba Kasus DBD Sleman Melonjak
Ilustrasi - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN - Jumlah kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Sleman mengalami lonjakan pada Oktober 2022 menjadi 21 kasus. Jumlah itu naik signifikan dibandingkan September 2022 sebanyak tujuh kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati mengatakan peningkatan kasus ini diperkirakan ada kaitannya dengan masa pancaroba.
Advertisement
"Bisa [peningkatan karena pancaroba]. Di masa pancaroba menuju musim hujan, warga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap angka DBD," ungkapnya kepada Harianjogja.com, Selasa (15/11/2022).
Sementara jumlah kasus DBD pada November 2022 menurutnya baru akan direkap pada akhir bulan. Dinkes Sleman menghimbau warga untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara rutin, menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Lalu menjalankan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) dan menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar.
Dia meminta agar masyarakat memperhatikan kesehatan, jangan sampai jatuh sakit. "Terima kasih atas kerjasamanya, untuk kesehatan komunitas yang lebih baik," lanjutnya.
Kepala Dinkes Sleman, Cahya Purnama mengatakan di musim pancaroba populasi nyamuk meningkat, tetapi jumlah masyarakat penderita DBD turun dari tahun ke tahun.
Program Si Wolly Nyaman (Wolbachia, Nyamuk Aman Cegah DBD di Sleman) menurutnya cukup berhasil beriringan dengan PSN.
"Mungkin karena Si Wolly Nyaman dan PSN juga berjalan dengan baik. Kami gak bisa bedakan turunnya kasus karena Si Wolly atau karena peran serta masyarakat yang bagus dalam PSN," ungkapnya.
Jumlah kasus DBD tahun ini sebanyak 241 kasus dengan satu kematian per 17 Oktober 2022. Pada 2021 jumlah kasus lebih tinggi sebanyak 282 kasus dengan satu kematian.
"Tahun sebelumya lagi 2020 ada 810 kasus dengan dua kematian jadi 2020 tinggi, 2021 mulai implementasi Si Wolly dari 800 sekian jadi 200 sekian sampai sekarang bisa dipertahankan," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Kemenag Tegaskan 17 Oktober 2026 Jadi Batas Wajib Halal Produk Strateg
Advertisement
Festival Lampion Dinosaurus Zigong Tarik Wisatawan ke Sichuan
Advertisement
Berita Populer
- Investor Belum Masuk JJLS Bantul, Status Sultan Ground Jadi Kendala
- Awal Februari, Kantor Imigrasi Kulonprogo Siap Layani Paspor
- Jadwal KA Prameks Jogja Kutoarjo Hari Ini, Sabtu 24 Januari 2026
- Jadwal KA Bandara YIA-Stasiun Tugu Jogja Hari Ini, 24 Januari 2026
- Jadwal SIM Keliling di Jogja Sabtu Malam Ini, Cek Lokasinya
Advertisement
Advertisement



